SPERS MABES TNI DAN UNKRISNA ADALAH PERGURUAN TINGGI YANG BEKERJASAMA DENGAN MABES TNI

SPER MABES TNI DAN UNKRISNA ADALAH PERGURUAN TINGGI YANG BEKERJA SAMA DENGAN MABES TNI

Selasa, 14 Desember 2010

Selasa, 07 Desember 2010

MENYEMBUNYIKAN ICON RECYCLE BIN

MENYEMBUNYIKAN ICON RECYCLE BIN
Mungkin anda tidak pernah menemukan recycle bin pada desktop berguna oleh karena itu, kenapa tidak disembunyikan saja ? Klik kanan pada desktop, pilih personalize, lalu pilih change desktop icon disisi kiri. Selanjutnya, cukup hilangkan tanda centang dari boks recycle bin. Selengkapnya...

trik windowa7

Mematikan sementara automatis
reboot Windows update
Anda sedang melakukan sesuatu

yang penting di komputer, lalu muncul kotak dialog Restart your komputer to finish installing important uopdates yg meminta anda untuk me restart komputer. Memang anda dapat menundanya sampai 4 jam , tapi kemudian kotak dialog tersebut akan muncul kembali. jika sedang mendolood file penting, anda mungkin tidak ingin komputer itu untuk reboot secara otomatis.
Cara cepat untuk mematikan reboot pd sesi tersebut adalah dengan menghentikan service windows update. anda dapat melakukannya dengan membuka command prompt administrator. setelah di prompt, ketik saja net stop "windows apdate". jangan kewatir service ini akan segera dijalankan kembali ketika anda mereboot komputer, teapi setidaknya anda tidask perlu lagi berurusan dengan kotak dialog restart.
Sumber dari PC MEDIA
Gunung Sarjono
Selengkapnya...

trik windowa7

MEMATIKAN KOTAK DIALOG
KONFIRMASI PENGHAPUSAN
Setisp kali anda menghapus file, Windows bertanya, " apakah anda yakin ingin memindahkan file ini ke recycle bin ? " ini memang baik ,

yaitu untuk mencegah anda menghapus file secara tidak sengaja.
namun jika mencoba untuk melakukan bersih-bersih dan perlu menghapus banyak file, anda mungkin tidak ingin bertanya setiap waktu .
Untungnya ada cara mudah untuk mematikannya. Klik kanan pd Recycle Bin, dan pilih Properties dari menu . anda akan melihat kotak dialog Properties Recycle Bin, dan perhatikan Disply delete confirmasi dialog dibagian bawah. hilangkan saja tanda centangnya, dan tutup kotak dialog semoga berhasil .
sumber dari PC MEDIA
Gunung sarjono
Selengkapnya...

Minggu, 05 Desember 2010

MATA KULIAH / KEL : RPL
SKS : 3
JURUSAN : TEKNIK INFORMATIKA
HARI, TANGGAL : Rabu, 24 November 2010
WAKTU / JAM : 1 Minggu
DOSEN : Harjono Padmono Putro, ST, MKom
SIFAT UJIAN : Take Home Test


PETUNJUK UMUM
1. Jawablah soal ujian dengan rapi gambar dan tulisannya.
2. Jawaban diserahkan paling lambat tanggal 24 Nov 2010.
3. Soal bertipe studi kasus.
4. Periksalah No.DP dan Nama Anda sebelum diserahkan kepada dosen/pengawas ujian

Sebuah rumah makan bergaya Sunda memiliki beberapa problem, diantaranya :
1. Pramusaji terkadang kurang dapat menjelaskan menu-menu hidangan yang ditawarkan.
2. Pesanan yang masuk ke bagian dapur kurang terkoordinasi dengan baik, sehingga dalam penyajiannya terkadang pelanggan yang lebih dulu memesan, menerima pesanannya lebih lama dibanding dengan pelanggan yang baru memesan.
3. Bagian kasir terkadang sulit untuk mencari daftar yang telah dipesan oleh pelanggan pada saat pembayaran dikarenakan nota pesanan yang tercecer atau lupa diberikan oleh pramusaji.
4. Laporan penjualan harian baru dapat dilihat pada hari berikutnya karena perlu adanya proses rekapitulasi harian.
Prosedur operasional yang berjalan dalam rumah makan ini meliputi : prosedur pemesanan menu, pemesanan menu tambahan dan pembayaran. Adapun penjelasan prosedurnya adalah sbb :
• Prosedur ”pemesanan menu” merupakan sebuah prosedur yang selalu dan terus menerus dilakukan dengan melibatkan pramusaji, juru masak di dapur, customer dan Kasir, dimana awal prosedur dilakukan dengan memberikan daftar menu ke customer, kemudian customer memilih dan menentukan menu, pramusaji mencatat pesanan menu dan catatan menu dibawa ke dapur untuk dilakukan proses pemasakan oleh juru masak dan ke Kasir untuk sementara dilakukan perhitungan jumlah pembayaran.
• Prosedur untuk ”pemesanan menu tambahan” terjadi apabila customer memesan menu setelah pemesanan awal terjadi, dimana pemesanan tambahan ini dilakukam secara lisan oleh customer ke pramusaji, kemudian pramusaji menyampaikan pesanan tambahan ini ke dapur dan ke Kasir.
• Prosedur pembayaran merupakan prosedur yang terjadi apabila customer sudah tidak melakukan pemesanan menu kembali dan akan melakukan pembayaran, dimana customer menuju ke Kasir dengan menyebutkan No.Meja ke Kasir, kemudian Kasir mengambil catatan pesanan berdasarkan No.Meja, kemudian dilakukan perhitungan jumlah pesanan, dan akhirnya customer membayar sesuai dengan jumlah yang dipesan.

Pertanyaan :
1. Tentukan dan berikan alasannya Model Pengembangan Perangkat Lunak yang cocok menurut Anda dalam kasus ini. Nilai : 5 + 10 = 15
2. Buatlah Diagram Komposisi nya. Nilai : 20
3. Buatlah Data Flow Diagram (DFD). Nilai : 30
4. Buatlah Entity Relationship Diagram (ERD). Nilai : 20
5. Buatlah Kamus Data nya. Nilai : 15

Catatan : Apabila Anda membutuhkan asumsi untuk kasus ini, silakan disebutkan !!


--Good Luck—



Selengkapnya...

Senin, 29 November 2010

OOP Pada PHP Part II : Membuat Dan Menggunakan Object

Ini adalah sambungan dari artikel berseri tentang OOP pada PHP. Bagi yang belum membaca dasar dari OOP pada PHP, bisa membaca disini. Setelah mengerti apa itu class, object dan method, langkah selanjutnya adalah dengan membuat modul class. Modul ini merupakan cikal bakal dari object yang akan kita buat. Object yang akan kita buat adalah object buku. Ini sebagai perumpamaan saja, agar lebih mudah mempelajari OOP pada PHP. Object buku memiliki method hal() dan nama_pengarang() (anda bisa menambahkan methodnya sesuai dengan keinginan anda, yang penting tahu bagaimana membuat method). Berikut ini contoh pembuatan object buku dan cara penggunaanya, bisa dibilang artikel ini adalah penjelasan+praktik OOP pada PHP yang paling sederhana. Singkatnya konsep

Pertama-tama membuat modul class buku. Ingat class belum menjadi object. Berikut kodenya (simpan dengan nama classbuku.php)
hal;
}
/*
Dibawah ini adalah method untuk mencetak properti author
*/
public function author(){
echo $this->author;
}
/*
Dibawah ini adalah method untuk mencetak judul
*/
public function Printjudul(){
echo $this->judul;
}
/*
Dibawah ini adalah method menjumlahkan 2 variable
*/
public function hitung($a,$b){
echo $a+$b;
}
}
?>
File diatas adalah modul class, sedang dibawah ini adalah file PHP yang membuat dan memanfaatkan object dari class diatas. Simpan dengan nama buatclass.php
hal();
echo " Halaman";
echo "";
$ObjBuku->author();
echo "";

/*
Sedang dibawah ini adalah cara mudah untuk mengeset properti yang telah kita
tentukan tadi. Mudah kan ? semula properti judul bernilai Gosip-gosip dengan PHP
sekarang sudah diganti dengan Pemrograman PGP, eh salah PHP
*/
$ObjBuku->judul="Pemrograman PGP, eh salah PHP";
$ObjBuku->PrintJudul();
/*
Sedang dibawah ini adalah fungsi sederhana yang memerlukan parameter,
fungsi dibawah ini akan menjumlahkan 2 nilai.
*/
echo "";
$ObjBuku->hitung(10,99);
?>
Semua file tersebut harus anda jadikan satu folder atau direktori jika tidak ingin mendapatkan kesulitan dalam menentukan path. Sebenarnya ada aturan khusus penggunaan awalan public pada setiap function. Pilihannya ada 3 public, private dan protected. Tentang aturan ini akan dibahas pada artikel mendatang. Pada artikel ini saya menggunakan awalan yang paling sering digunakan. Anda bisa mendownload file tersebut melalui link dibawah ini.
Selengkapnya...

MENGAPA HARUS BELAJAR OOP?

Setiap manusia pasti menginginkan segala hal menjadi lebih mudah, baik dalam pemahaman maupun tindakan.
Begitu juga bagi para programmer, dalam hal mempelajari bahasa pemrograman sangat diharapkan dalam hal kemudahan memahami dan kemudahan dalam pembuatan program.
Salah satu bahasa pemrograman yang akhir-akhir ini sering digunakan oleh para programmer adalah OOP.

Apa itu OOP?

OOP itu kepanjangan dari Object Oriented Programming, merupakan terobosan baru dalam pemrograman setelah pemrograman prosedural, pemrograman modular dan pemrograman abstraksi data.

Kenapa harus OOP?

Keuntungan dari OOP, antara lain :
- Reusable, kode yang diimplementasikan didalam class dapat digunakan kembali di aplikasi atau program lainnya.
- Extensible, kode yang sudah dibuat dapat kita rubah lagi implementasi fungsi-fungsinya sesuai dengan yang kita inginkan.
- Manageable, kode yang sudah dibuat lebih mudah untuk di maintain/manage. Misalnya kalau ada perubahan-perubahan business process maka yang perlu kita lakukan hanyalah merubah kode yang terdapat didalam class tersebut saja, tanpa harus membongkar semua kode aplikasi yang sudah dibuat dibuat.

Ada tiga konsep utama yang ada di OOP, yaitu: Encapsulation, Inheritance dan Polymorphism.

Encapsulation

Encapsulation merupakan penyembunyian informasi melalui private dan protected. Pada dasarnya adalah kita tidak perlu mengetahui apa yang ada dalam objek itu (class), yang kita butuhkan adalah apa kegunaan, bagaimana cara memakainya dan apa yang akan terjadi, antara lain :
- Digunakan untuk membatasi akses terhadap instance variable dan method yang ada pada sebuah class dan atau class – class turunannya.
- Digunakan untuk menyembunyikan data – data yang sifatnya tidak boleh diketahui oleh user pada sebuah object.
- Semua interaksi harus dilakukan melalui method yang sudah disediakan.
Encapsulasi akan menghasilkan suatu class. class = kontainer statis untuk menciptakan suatu objek. Didalam class sendiri terdapat atribut(data) dan method(kalo prosedural fungsi/prosedur). Dalam encapsulasi hal yang cukup penting adalah information hidding. Biasa menggunakan kata kunci private. Hal ini yang sering dilanggar oleh programmer OOP. Atribute yang ada di class seharusnya berupa private (hanya dapat diakses pada kelas tersebut).

Inheritance

Inheritance merupakan suatu kelas yang berasal dari turunan pertama atau lebih kelas lainnya. Intinya adalah mengembangkan class yang sudah ada. Jadi kita tidak perlu membentuk class dari awal, class yang sudah ada bisa dimodifikasi dan/atau ditambah fungsinya sesuai dengan kebutuhan.

Polymorphism

Polymorphism adalah kemampuan objek berubah menjadi objek yang lain, beberapa objek bertipe sama bereaksi secara berbeda terhadap “pesan” yang sama.



Kesimpulan


Istilah enkapsulasi sebenarnya adalah kombinasi data dan fungsionalitas dalam sebuah unit tunggal sebagai bentuk untuk menyembunyikan detail informasi. Proses enkapsulasi memudahkan kita untuk menggunakan sebuah objek dari suatu kelas karena kita tidak perlu mengetahui segala hal secara rinci. Enkapsulasi menekankan pada antarmuka suatu kelas, atau dengan kata lain bagaimana menggunakan objek kelas tertentu.
Kita dapat mendefinisikan suatu kelas baru dengan mewarisi sifat dari kelas lain yang sudah ada. Penurunan sifat ini bisa dilakukan secara bertingkattingkat, sehingga semakin ke bawah kelas tersebut menjadi semakin spesifik. Sub kelas memungkinkan kita untuk melakukan spesifikasi detail dan perilaku khusus dari kelas supernya. Dengan konsep pewarisan, seorang programmer dapat menggunakan kode yang telah ditulisnya pada kelas super berulang kali pada kelas-kelas turunannya tanpa harus menulis ulang semua kode-kode itu.
Polimorfisme merupakan kemampuan objek-objek yang berbeda kelas namun terkait dalam pewarisan untuk merespon secara berbeda terhadap suatu pesan yang sama. Polimorfisme juga dapat dikatakan kemampuan sebuah objek untuk memutuskan method mana yang akan diterapkan padanya, tergantung letak objek tersebut pada jenjang pewarisan. Method overriding. Method name overloading.

OLEH :HENDRA SOEWARNO
Selengkapnya...

Pengenalan OOP

Pengenalan OOP

OOP, Object Oriented Programming

Suatu bentuk pemrograman yang mendukung Encapsulation, Inheritance, dan Polymorphyms.

Suatu kelas bahasa pemrograman dan teknik yang didasarkan pada suatu objek, dimana struktur data terenkapsulasi dengan rutin yang mengoperasikan data tersebut.

Dasar OOP

Objek, merupakan suatu software objek yang memiliki State dan Behaviour yang digunakan untuk memodelkan objek pada dunia nyata (didalam proses pemodelan tersebut dilakukan abstraksi terhadap objek nyata kedalam bentuk yang lebih sederhana).


Gambar 1.1. Mana yang lebih jelas antara peta jalan atau peta satelit.


Gambar 1.2. Proses dari abtraksi.
Class, merupakan blue print atau prototype dari objek-objek


Gambar 1.3. Suatu class merupakan blueprint dari objek-objek.

Inheritance, menyediakan suatu mekanisme alamiah untuk mengorganisasikan software anda. Class dapat mewarisi state dan behaviour dari superclass-nya.

Contoh :

class Segitiga {
protected int alas;
protected int tinggi;

void setAlas(int newValue) {
alas = newValue;
}

void setTinggi(int newValue) {
tinggi = newValue;
}

double getLuas() {
return 0.5*alas*tinggi;
}
}
Simpanlah program diatas ke file Segitiga.java

Definisikan mana yang merupakan State, dan mana yang merupakan Behaviour dari class Segitiga diatas !


class hitungSegitiga {

public static void main(String[] args) {
Segitiga s = new Segitiga();
s.setAlas(5);
s.setTinggi(5);
System.out.println("Luas adalah :"+s.getLuas());
}

}

Setiap aplikasi Java harus memiliki suatu metoda main yang merupakan titik awal eksekusi dengan signature sebagai berikut :
public static void main(String[] args)

Simpanlah program diatas ke file hitungSegitiga.java

Proses Kompilasi :

Javac hitungSegitiga.java

Proses Run :

Java hitungSegitiga

Pembacaan input dari console :

1. Tambahkan

import java.io.*;

pada awal program

2. Deklarasi variable

BufferedReader br = new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));
int temp;
System.out.print(“Panjang alas :”);
try {
temp = Integer.parseInt(br.readLine());
s.setAlas(temp);
} catch (IOException e) {}


Contoh :

import java.io.*;

class hitungSegitiga {

public static void main(String[] args) {
Segitiga s = new Segitiga();

BufferedReader br = new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));

int temp;

System.out.print("Panjang alas :");
try {
temp = Integer.parseInt(br.readLine());
s.setAlas(temp);
} catch (IOException e) {}

System.out.print("Tinggi :");
try {
temp = Integer.parseInt(br.readLine());
s.setTinggi(temp);
} catch (IOException e) {}

System.out.println("Luas adalah :"+s.getLuas());
}

}

Pemberian komentar





Tugas :
1. Buatlah sebuah folder dengan nama anda !
2. Buatlah sebuah batch file dengan nama c.bat yang berisi script sebagai berikut :

set path=c:\j2sdk1.4.2_03\bin
set classpath=c:\j2sdk1.4.2_03\bin;.
javac %1.java
java %1

3. Buatlah program java anda yang pertama dengan menampilkan pesan Hello World ke layar !
4. Ketiklah class Segitiga dan hitungSegitiga
5. Lakukan proses kompilasi terhadap file hitungSegitiga
6. Periksa file-file apa saja yang terbentuk
7. Lakukan run terhadap bytecode hitungSegitiga
8. Kembangkan program hitungSegitiga dengan kemampuan pembacaan data dari console.
9. Kembangkan class Persegi (tentukan state dan behaviour hitungLuas, hitungKeliling)
10. Kembangkan class yang memanfaatkan class Persegi.


What is Java?
First, though, you need to understand exactly what Java is. When people say "Java," there are actually several things they might be talking about:
1. Java is an object oriented programming language. In this respect, it is a peer of C++ or Smalltalk. Learning the Java language is kind of like learning the rules of grammar for a spoken language.
2. A Java Virtual Machine (JVM) is used to run Java programs. The JVM can be made to run on different platforms, like Linux and Windows, so the same Java programs can run on computers with different operating systems. This is the cornerstone of one of Sun's slogans for Java: Write Once, Run Anywhere. The JVM is infrastructure, kind of like vocal cords for spoken languages.
3. The Java Application Programming Interfaces (APIs, or class libraries) are a set of prebuilt classes that you can use in your own programs. Essentially, this is stuff for free, like classes that deal with disk files, network sockets, or graphic interfaces. If the Java language is like a set of grammar rules in a spoken language, then the APIs are dictionaries full of words that can be used to build sentences and paragraphs and stories.
OLEH HENRA SOEWARNO
Selengkapnya...

Istilah dalam Bahasa Indonesia

Istilah dalam Bahasa Indonesia
HOMONIM
adalah kata yang tulisan dan cara pelafalannya sama tetapi memiliki makna yang berbeda.

Contoh :
genting = keadaan genting = gawat
genting = genting rumah = atap
jarak = pohon jarak = tanaman
jarak = jarak jauh = ukuran
bisa = bisa berjalan = dapat
bisa = bisa ular = racun

HOMOFON
adalah kata cara pelafalannya sama tetapi penulisan dan maknanya berbeda.

Contoh :
kol = sayur kol = tanaman
kol = naik colt = kendaraan
bang = Bang Ali = kakak
bang = Bank Mandiri = lembaga penyimpanan uang

HOMOGRAF
adalah kata yang tulisannya sama tetapi pelafalan dan maknanya berbeda.

Contoh :
seri = berseri-seri = gembira
seri = bermain seri = seimbang
teras = pejabat teras = inti
teras = teras rumah = bagian depan rumah
apel = makan apel = buah
apel = apel bendera = upacara
apel = kencan

SINONIM
adalah persamaan makna antara dua kata atau lebih.

Contoh
agar = supaya
ahli = pakar
badai = topan
bagan = skema
benar = betul
agung = besar

Selengkapnya silakan download disini:
http://www.ziddu.com/download/4142230/Istilah.doc.html
Selengkapnya...

Sabtu, 27 November 2010

Mengenal Pemrograman Berbasis Obyek (OOP) pada C++

Mengenal Pemrograman Berbasis Obyek (OOP) pada C++
Posted by: iruLL on: September 4, 2009
In: C++ Comment!
Sebelum mengenal OOP kita perlu membahas fungsi secara sekilas.
Dalam C++, program merupakan kumpulan dari fungsi -fungsi, baik yang didefinisikan langsung dalam program maupun yang disimpan dalam suatu header. C/C++ sendiri mempunyai fungsi utama yang disebut fungsi main.
PENGENALAN OOP

Salah satu alasan Bjarne Stroustrup menciptakan bahasa C++ adalah untuk menambahkan kemampuan OOP (Object Oriented Programming) di dalam bahasa C, sehingga mula -mula dia menyebutkannya sebagai bahasa ”C dengan kelas”.
OOP bukan merupakan bahasa pemrograman melainkan sebuah cara untuk menjadikan program yang akan kita buat menjadi lebih modular karena suatu permasalahan akan dikumpulkan dalam satu objek yang selanjutnya akan disebut class.
Pemrograman prosedural dan OOP
OOP merupakan penyederhanaan dari bahasa prosedural, sehingga program akan lebih mudah dikembangkan. Dalam bahasa prosedural, untuk menyelesaikan salah satu masalah kita harus membuat banyak fungsi.

Dalam OOP ada beberapa istilah penting, seperti Object, Class, Method.
Object merupakan sesuatu yang memiliki identitas (nama), pada umumnya juga memiliki data tentang dirinya maupun object lain dan mempunyai kemampuan untuk melakukan sesuatu dan bisa bekerja sama dengan objek lainnya. Pada dasarnya semua benda yang ada di dunia dapat dianggap sebagai sebuah object. Rumah, mobil, sepeda motor, meja, dan komputer merupakan contoh-contoh object yang ada di dunia nyata. Setiap object memiliki dua karakteristik yang utama yaitu, atribut dan behavior. Atribut merupakan status object dan behavior merupakan tingkah laku dari object tersebut.
Contoh sederhana adalah sepeda. Object sepeda memiliki atribut : pedal, roda, dan gigi, kecepatan serta memiliki tingkah laku seperti pacu dan rem. Sama seperti penggambaran di dunia nyata, pengembangan program dengan konsep OOP juga menggunakan model object yang akan menyimpan atributnya dalam variabel dan tingkah lakunya dalam method atau fungsi-fungsi/prosedur.
Class.
Class berbeda dengan object. Class merupakan prototipe yang mendefinisikan variabel dan method secara umum. Tetapi, object adalah hasil instansiasi dari suatu class. Object-object yang memiliki kondisi yang berbeda seperti sepeda A pada gigi posisi 4 dan sepeda B pada gigi posisi 6 dapat disatukan dalam satu “class sepeda” berdasarkan kondisi umum sepeda yang dapat mengubah posisi giginya. Untuk dapat memahami Konsep OOP dengan baik seorang pemrogram harus dapat membedakan antara object dengan class.
Method adalah fungsi dan prosedur atau behavior dari sebuah object. Contohnya pada sepeda motor ada behavior seperti pacu, rem, nyalakan lampu depan dan lain-lain.
Ciri -ciri dasar OOP
Semua bahasa pemrograman yang mendukung C++ haruslah mempunyai kemampuan untuk dilakukan abstraksi, pembungkusan, pewarisan sifat dan polimorfisme .
Abstraksi
Abstraksi adalah proses pengabstrakan atau penyembunyian program yang sangat rumit, sehingga kita tidak mempermasalahkan pembuatannya. Kita hanya memerlukan objek tersebut dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Contoh :
Mobil. Pembuat mobil hanya memperhatikan bahwa mobil dapat berfungsi dengan semestinya, kita tidak bagaimana cara pembuatan mobil.
Pembungkusan (Encapsulation)
Pembungkusan (Encapsulation) adalah proses penggabungan data -data dan fungsi -fungsi yang berkaitan dalam suatu objek.

Pewarisan sifat (Inheritance)
Dalam OOP, kita dapat menciptakan objek baru (objek turunan/derived class) yang dalam objek baru tersebut terdapat sifat objek induknya ( objek induknya (ancestor / base class ).
Hal ini dikenal dengan pewarisan sifat. Dengan fitur tersebut kita dapat membuat objek baru yang memiliki kemampuan lebih dibanding induknya.
Polimorfisme
Polimorfisme adalah proses kebanyakrupaan. Misalnya kita mempunyai 5 buah mobil (dalam program dianggap sebagai 5 objek).
– Kita memerintakan untuk bergerak dengan kecepatan maksimal, maka tiap mobil akan berjalan dengan kecepatan yang mungkin berbeda sesuai dengan karakteristiknya.
Daftar Pustaka :
http://www.geocities.com/bank_data_2008/materi/bc/c5.pdf
http://blog.scratchz.net/2008/01/27/belajar-object-oriented-programming-dengan-java/
Selengkapnya...

Rabu, 24 November 2010

Mengenal Pemrograman Berbasis Obyek (OOP) pada C++

Mengenal Pemrograman Berbasis Obyek (OOP) pada C++
Posted by: iruLL on: September 4, 2009
In: C++ Comment!
Sebelum mengenal OOP kita perlu membahas fungsi secara sekilas.
Dalam C++, program merupakan kumpulan dari fungsi -fungsi, baik yang didefinisikan langsung dalam program maupun yang disimpan dalam suatu header. C/C++ sendiri mempunyai fungsi utama yang disebut fungsi main.
PENGENALAN OOP

Salah satu alasan Bjarne Stroustrup menciptakan bahasa C++ adalah untuk menambahkan kemampuan OOP (Object Oriented Programming) di dalam bahasa C, sehingga mula -mula dia menyebutkannya sebagai bahasa ”C dengan kelas”.
OOP bukan merupakan bahasa pemrograman melainkan sebuah cara untuk menjadikan program yang akan kita buat menjadi lebih modular karena suatu permasalahan akan dikumpulkan dalam satu objek yang selanjutnya akan disebut class.
Pemrograman prosedural dan OOP
OOP merupakan penyederhanaan dari bahasa prosedural, sehingga program akan lebih mudah dikembangkan. Dalam bahasa prosedural, untuk menyelesaikan salah satu masalah kita harus membuat banyak fungsi.

Dalam OOP ada beberapa istilah penting, seperti Object, Class, Method.
Object merupakan sesuatu yang memiliki identitas (nama), pada umumnya juga memiliki data tentang dirinya maupun object lain dan mempunyai kemampuan untuk melakukan sesuatu dan bisa bekerja sama dengan objek lainnya. Pada dasarnya semua benda yang ada di dunia dapat dianggap sebagai sebuah object. Rumah, mobil, sepeda motor, meja, dan komputer merupakan contoh-contoh object yang ada di dunia nyata. Setiap object memiliki dua karakteristik yang utama yaitu, atribut dan behavior. Atribut merupakan status object dan behavior merupakan tingkah laku dari object tersebut.
Contoh sederhana adalah sepeda. Object sepeda memiliki atribut : pedal, roda, dan gigi, kecepatan serta memiliki tingkah laku seperti pacu dan rem. Sama seperti penggambaran di dunia nyata, pengembangan program dengan konsep OOP juga menggunakan model object yang akan menyimpan atributnya dalam variabel dan tingkah lakunya dalam method atau fungsi-fungsi/prosedur.
Class.
Class berbeda dengan object. Class merupakan prototipe yang mendefinisikan variabel dan method secara umum. Tetapi, object adalah hasil instansiasi dari suatu class. Object-object yang memiliki kondisi yang berbeda seperti sepeda A pada gigi posisi 4 dan sepeda B pada gigi posisi 6 dapat disatukan dalam satu “class sepeda” berdasarkan kondisi umum sepeda yang dapat mengubah posisi giginya. Untuk dapat memahami Konsep OOP dengan baik seorang pemrogram harus dapat membedakan antara object dengan class.
Method adalah fungsi dan prosedur atau behavior dari sebuah object. Contohnya pada sepeda motor ada behavior seperti pacu, rem, nyalakan lampu depan dan lain-lain.
Ciri -ciri dasar OOP
Semua bahasa pemrograman yang mendukung C++ haruslah mempunyai kemampuan untuk dilakukan abstraksi, pembungkusan, pewarisan sifat dan polimorfisme .
Abstraksi
Abstraksi adalah proses pengabstrakan atau penyembunyian program yang sangat rumit, sehingga kita tidak mempermasalahkan pembuatannya. Kita hanya memerlukan objek tersebut dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Contoh :
Mobil. Pembuat mobil hanya memperhatikan bahwa mobil dapat berfungsi dengan semestinya, kita tidak bagaimana cara pembuatan mobil.
Pembungkusan (Encapsulation)
Pembungkusan (Encapsulation) adalah proses penggabungan data -data dan fungsi -fungsi yang berkaitan dalam suatu objek.

Pewarisan sifat (Inheritance)
Dalam OOP, kita dapat menciptakan objek baru (objek turunan/derived class) yang dalam objek baru tersebut terdapat sifat objek induknya ( objek induknya (ancestor / base class ).
Hal ini dikenal dengan pewarisan sifat. Dengan fitur tersebut kita dapat membuat objek baru yang memiliki kemampuan lebih dibanding induknya.
Polimorfisme
Polimorfisme adalah proses kebanyakrupaan. Misalnya kita mempunyai 5 buah mobil (dalam program dianggap sebagai 5 objek).
– Kita memerintakan untuk bergerak dengan kecepatan maksimal, maka tiap mobil akan berjalan dengan kecepatan yang mungkin berbeda sesuai dengan karakteristiknya.
Daftar Pustaka :
http://www.geocities.com/bank_data_2008/materi/bc/c5.pdf
http://blog.scratchz.net/2008/01/27/belajar-object-oriented-programming-dengan-java/
Selengkapnya...

Konsep OOP di Java

Tutorial Java Bagian 3:
Konsep OOP di Java
Pemrograman berorientasi objek diciptakan untuk mempermudah pengembangan program dengan cara mengikuti model yang telah ada dalam kehidupan nyata. Dalam paradigma ini, sesuai dengan model kehidupan nyata, segala bagian (entiti) dari suatu permasalahan adalah objek. Objek-objek ini kemudian juga dapat berupa gabungan dari beberapa objek yang lebih kecil. Sebagai contoh,

tengoklah sebuah mobil. Mobil adalah sebuah objek dalam kehidupan nyata. Namun mobil sendiri
terbentuk dari beberapa objek yang lebih kecil seperti roda ban, mesin, jok, dll. Mobil sebagai objek yang merupakan gabungan dari objek yang lebih kecil dibentuk dengan membentuk hubungan antara objek-objek penyusunnya. Begitu juga dengan sebuah program. Objek besar dapat dibentuk dengan menggabungkan beberapa objek-objek dalam bahasa pemrograman. Objek-objek tersebut berkomunikasi dengan saling mengirim pesan kepada objek lain.
Konsep-konsep pemrograman berorientasi objek dalam Java secara umum sama dengan yang digunakan oleh bahasa-bahasa lain. Jadi kebanyakan konsep yang kita bahas juga terdapat dalam bahasa selain Java. Namun, terkadang terdapat perbedaan-perbedaan kecil antara penerapan konsep-konsep tersebut dalam masing-masing bahasa. Perbedaan-perbedaan ini juga akan dijelaskan seiring penjelasan masing-masing konsep.
Objek
Dalam penjelasan mengenai analogi, kita sudah menyinggung mengenai objek. Sekarang kita akan mengupas lebih dalam tentang objek sebagai konsep kunci dari pemrograman berorientasi objek.
Baik dalam dunia nyata atau dalam sebuah program, sebuah objek memiliki dua karakteristik, yaitu state dan behaviour. State adalah keadaan dari sebuah objek, seperti mobil memiliki state warna, model, tahun pembuatan, kondisi, dll. Sedang behaviour adalah kelakuan dari objek tersebut, seperti mobil dapat melaju, membelok, membunyikan klakson, dll. Objek menyimpan statenya dalam satu atau lebih variabel, dan mengimplementasikan behaviournya dengan metode. Dengan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa objek adalah bagian software yang dibentuk dengan variabel-variabel dan metode-metode yang berhubungan dengan variabel tersebut.
Dengan karakteristik tersebut, kita dapat memodelkan berbagai objek dalam kehidupan nyata ke dalam objek-objek dalam sebuah program. Lebih lanjut kita dapat memodelkan objek-objek abstrak ke dalam sebuah program. Contoh umum untuk konsep abstrak seperti ini adalah objek Event, yaitu objek untuk mewakili peristiwa klik atau tombol ditekan.
Sebuah objek yang dibentuk dari sebuah kelas biasa disebut instans dalam terminologi OOP. Artinya objek tersebut adalah wujud nyata dari sebuah kelas. Variabel dan metode dari instans ini disebut variabel instans dan metode instans. Setiap instans menyimpan variabelnya sendiri-sendiri, jadi nilai variabel untuk tiap instans bisa berbeda.
Message (Pesan)
Objek-objek yang bekerja sama membentuk suatu sistem harus saling berkomunikasi untuk menjalankan sistem tersebut. Dalam sebuah program, objek-objek berkomunikasi satu sama lain dengan mengirimkan pesan. Sebagai contoh, jika sebuah objek ingin memanggil metode dari objek lain, maka objek ini akan mengirimkan sebuah pesan yang meminta objek tujuan untuk menjalankan metode yang dikehendaki. Pesan ini akan berisi informasi-informasi yang dibutuhkan objek tujuan untuk dapat menunaikan permintaan tadi.
Sebuah pesan dibentuk oleh informasi berikut ini: 1) objek yang dituju; 2) nama metode yang ingin dipanggil; 3) parameter yang dibutuhkan metode tersebut. Misalnya:
anotherObject.aMethod(parameter1);
Bila sebuah objek ingin memanggil metode miliknya sendiri, maka informasi pertama adalah dirinya sendiri. Untuk menunjuk diri sendiri dalam Java digunakan kata kunci this. Maka contoh sebelumnya akan menjadi:
this.aMethod(parameter1);
Atau kita dapat menghilangkan informasi pertama sehingga menjadi:
aMethod(parameter1);
karena bila informasi pertama tidak ada, kompiler akan secara otomatis menunjuk ke objek itu sendiri.
Ada dua keuntungan dalam penggunaan pesan, yaitu: 1) semua kebutuhan interaksi antarobjek dapat dilakukan; 2) objek-objek yang saling berinteraksi tidak harus berada dalam satu proses atau bahkan dalam satu komputer.
Kelas
Kelas adalah semacam cetakan, atau template, untuk membuat objek. Ibaratkan sebuah rancangan rumah yang digunakan untuk membangun ratusan rumah. Rumah yang dibangun tersebut adalah objek dari kelas rancangan rumah. Hal ini dapat dilakukan karena semua objek rumah yang dibangun memiliki karakteristik yang sama, sehingga dapat dibuatkan semacam blueprint nya. Tetapi objek-objek yang dibangun tetap akan memiliki bentuk fisik tertentu sendiri-sendiri, seperti variabel dalam sebuah program, atau pintu sebuah objek rumah. Dengan penjelasan ini, kelas dapat kita definisikan kembali menjadi sebuah blueprint, atau prototipe, yang mendefinisikan variabel dan metode yang sama untuk semua objek sejenis.
Sebagai contoh, misalkan kita ingin membuat kelas Rumah, maka kita harus membuat sebuah kelas yang mendefinisikan semua variabel yang dimiliki objek dari kelas tersebut. Selain itu, kelas tersebut juga harus mendeklarasikan metode-metode yang dimiliki objek dari kelas dan juga membuat implementasi dari metode tersebut. Dengan adanya kelas ini, kita dapat membuat sebanyak apapun objek-objek rumah yang sejenis, yaitu jenis yang didefinisikan oleh kelas Rumah. Setiap objek Rumah diciptakan, sistem akan mengalokasikan sejumlah memori untuk objek tersebut dan variabel-variabelnya. Dengan begitu setiap objek akan memiliki salinan masing-masing untuk setiap variabel instans.
Setelah mengenal konsep kelas, saatnya Anda dikenalkan dengan variabel kelas. Variabel kelas sebenarnya sama dengan variabel instans. Bedanya adalah, setiap objek berbagi satu dan hanya satu variabel kelas, tapi masing-masing memiliki salinan dari variabel instans. Misalkan kelas Rumah yang kita buat hanya akan mendukung 2 lantai, dan setiap objek Rumah terdiri atas 2 lantai. Maka informasi ini cukup disimpan satu kali, karena nilainya tidak berbeda untuk semua objek. Lebih jauh, bila ada satu objek yang mengubah nilai dari variabel kelas, maka semua objek sejenis lainnya akan mengikuti perubahan itu. Di samping variabel, terdapat juga metode kelas. Metode jenis ini dapat langsung dipanggil melalui kelas dan bukan dari instans kelas tersebut.
Pewarisan
Terminologi asing untuk pewarisan adalah inheritance. Mungkin dalam literatur lain Anda akan sering menjumpai istilah ini. Secara gamblang, pewarisan berarti sebuah kelas mewarisi state dan behaviour dari kelas lain. Sebagai contoh, sebuah kelas RumahMewah akan mewarisi state dan behaviour dari kelas Rumah. Begitu juga dengan kelas RumahSederhana. KelasRumahMewah dan RumahSederhana disebut subkelas, atau kelas anak, dari kelas Rumah, yang disebut superkelas, atau kelas induk.
Seluruh subkelas akan mewarisi (inherits) state dan behaviour dari superkelasnya. Dengan begitu, semua subkelas dari superkelas yang sama akan memiliki state dan behaviour yang sama. Namun, masing-masing subkelas bisa menambah sendiri state atau behaviournya. Misalkan, pada kelas Rumah tidak terdapat variable kolamRenang, namun subkelas RumahMewahmemiliki variabel tersebut. Contoh lain misalnya kelas Rumah tidak memiliki metode nyalakanAlarm, namun rumah mewah memiliki metode itu.
Dalam kasus tertentu subkelas mungkin memiliki implementasi behaviour yang berbeda dengan superkelasnya. Hal seperti ini disebut override. Contohnya subkelas SepedaBalap memiliki implementasi metode ubahGigi yang berbeda dengan implementasi metode tersebut pada superkelas Sepeda.
Tingkat pewarisan tidak hanya terbatas pada dua tingkatan. Dari contoh di atas, kita bisa saja membuat subkelas dari kelas SepedaBalap, dan seterusnya. Kita bisa terus memperpanjang tingkat pewarisan ini sepanjang yang kita butuhkan. Dengan begitu, subkelas-subkelas yang dibuat akan lebih khusus dan lebih terspesialisasi. Namun terdapat batasan pewarisan dalam Java yang disebut single inheritance. Artinya sebuah kelas hanya dapat mewarisi sifat dari satu dan hanya satu superkelas saja. Dalam beberapa bahasa pemrograman berorientasi objek lain, yang berlaku adalah multiple inheritance. Artinya sebuah kelas dapat mewarisi sifat dari beberapa superkelas sekaligus.
Dalam Java, terdapat kelas Object yang merupakan superkelas dari semua kelas dalam Java, baik yang builtin ataupun yang kita buat sendiri, lansung maupun tidak langsung. Karena itu sebuah variabel bertipe Object akan dapat menyimpan referensi ke objek apapun dalam bahasa Java. Kelas Object ini memiliki behaviour yang dibutuhkan semua objek untuk dapat dijalankan di Java Virtual Machine. Sebagai contoh, semua kelas mewarisi metode toString dari kelas Object, yang mengembalikan representasi String dari objek tersebut.
Manfaat penggunaan konsep pewarisan antara lain: pertama, kita dapat menggunakan kembali kelas-kelas yang kita buat (sebagai superkelas) dan membuat kelas-kelas baru berdasar superkelas tersebut dengan karakteristik yang lebih khusus dari behaviour umum yang dimiliki superkelas. Kedua, kita dapat membuat superkelas yang hanya mendefinisikan behaviour namun tidak memberi implementasi dari metode-metode yang ada. Hal ini berguna jika kita ingin membuat semacam template kelas. Kelas semacam ini disebut kelas abstrak, karena behaviournya masih abstrak dan belum diimplementasikan. Subkelas-subkelas dari kelas semacam ini, yang disebut kelas konkret, mengimplementasikan behaviour abstrak tersebut sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Sedikit penjelasan mengenai kelas abstrak, kelas ini bisa memiliki hanya satu atau lebih metode abstrak. Subkelas dari kelas ini bertanggung jawab untuk memberikan implementasi untuk metode-metode abstrak tersebut. Sebagai akibat dari keberadaan metode abstrak ini, kelas abstrak tidak dapat diinstanskan (dibuatkan instansnya) atau digunakan untuk menciptakan sebuah objek dari kelas tersebut.
Interface
Arti harfiah dari interface adalah antarmuka, yaitu suatu alat untuk digunakan benda-benda yang tidak terhubung secara langsung untuk berinteraksi. Dalam bahasa pemrograman, interface digunakan oleh berbagai objek yang tidak terhubung untuk saling berinteraksi. Jadi dalam bahasa pemrograman, interface dapat didefinisikan sebagai koleksi definisi metode-metode dan variabel-variabel konstan, namun tanpa implementasi. Implementasi akan dilakukan oleh kelas-kelas yang mengimplements interface ini. Tanpa implementasi di sini tidak seperti pada kelas abstrak yang merupakan metode-metode yang tidak melakukan apa-apa, melainkan hanya sekedar nama metode saja.
Sebelumnya telah dijelaskan bahwa sebuah kelas tidak dapat menjadi subkelas dari beberapa superkelas, melainkan hanya bisa menjadi subkelas dari satu superkelas saja. Hal ini membuat desain program lebih rapi dan teratur, sehingga dapat mengurangi kompleksitas program. Namun, terkadang hal ini dapat menjadi suatu halangan yang tidak menyenangkan, yaitu saat kita membutuhkan suatu kelas yang memiliki sifat-sifat dari dua atau lebih kelas lain. Pada masalah seperti ini, interface dapat memberikan alternatif jalan keluar.
Dengan adanya interface maka beberapa kelas akan dapat menangani interaksi yang sama namun dengan behaviour yang bisa berbeda. Misalnya beberapa kelas mengimplementasi sebuah interface yang sama, maka kelas-kelas tersebut dapat menangani interaksi sesuai interface tersebut, namun tiap kelas dapat memiliki implementasi yang berbeda-beda.
Begitu juga bila sebuah kelas mengimplementasi banyak interface, maka kelas tersebut akan dapat menangani interaksi-interaksi sesuai salah satu interface yang diimplement oleh kelas tersebut. Namun, kelas tersebut harus mengimplementasi sendiri behaviournya. Di sinilah letak perbedaan penggunaan interface dengan multiple inheritance. Dalam multiple inheritance, layaknya single inheritance, subkelas tidak harus mengimplementasikan sendiri behaviournya karena secara default kelas tersebut akan mengikuti behaviour superkelasnya.
Penutup
Tutorial kali ini memang hanya membahas konsep, jadi wajar bila anda merasa tutorial kali ini terlalu teoritis. Namun jangan kecewa dulu, karena di tutorial berikutnya kita akan membahas lebih jauh mengenai kelas dan objek, interface, pewarisan, dan metode dalam bahasa Java. Sambil menunggu anda punya banyak waktu untuk memahami konsep yang dibahas di atas.

Arsip mwmag [Up] www.master.web.id/mwmag
Selengkapnya...

Sabtu, 16 Oktober 2010

ARTI STATISTIK(rangkuman SPSS 16.0)

1. GRAFIK POPULASI PIRAMID, disebut juga Mirror Plot atau Dual Chart, berguna untuk menggambarkan distribusi diantara dua kelompok.
2. GRAFIK 3-D BAR, berguna untuk menonjolkan perbedaan kombinasi dari kategori.
3. GRAFIK DOT, disebut juga Dot Density Chart, berguna untuk memaparkan suatu pengamatan individu pada suatu skala Continue menggunakan symbol titik atau lainnya.
4. GRAFIK PANELLED CHART, untuk menyajikan baris dan variable yang berasal dari satu grafik untuk menunjukan perbedaan antar kelompok dan penggambaran efek dari variable kondisional.

5. MEAN, adalah nilai rata-rata terukur suatu data
6. MEDIAN, adalah nilai tengah data setelah data tersebut diurutkan dari kecil ke besar.
7. MODUS, adalah nilai yang sering muncul dari suatu data.
8. STANDAR DEVIASI, adalah nilai simpangan baku.
9. VARIAN, adalah nilai kuadrat dari standar deviasi.
10. STANDAR EROR MEAN (S.E.MEAN), adalah estimasi tentang standar deviasi dari suatu distribusi rara-rata yang diperoleh dari sampel yang diambl secara random (terus menerus) dari populasi.
11. SKEWNESS, adalah nilai kemencengan atau tinggi distribusi data, apabila bernilai positif maka distribusi data akan menceng ke kanan, apabila negatif maka sebaliknya.
12. KURTOSIS, adalah nilai keruncingan atau tinggi distribusi data.
13. KENORMALAN, suatu data dapat dilihat dari perbandingan Skewness dengan Std.Eror of Skewness, dan nilai perbandingan Kurtosis dengan Std.Eror of Kurtosis, harus diantara -2 dan 2.
14. ANALISIS FREKUENCIES, sangat berguna untuk menganalisa guna memperoleh ringkasan statu variable individual.
15. ANALISIS DESCRIPTIVE, sangat membantu dalam meringkas perbandingan beberapa variable data skala dalam satu tabel dan dapat digunakan untuk melakukan pengamatan outlier/penyimpangan data.
16. ANALISIS EXPLORER, Sangat membantu dalam menampilkan berbagai visual dan ringkasan numerik data.
17. ANALISIS CROSSTABS, Sangat membantu untuk dijadikan dasar hubungan antar variable kategori (nominal dan ordinal).
18. ANALISIS CROSSTABS – CHI SQUARE, Sangat membantu untuk dijadikan dasar hubungan antar variable data nominal.
19. ANALISIS CROSSTABS - CORRELATIONS, Sangat membantu untuk dijadikan dasar hubungan antar variabel data ordinal.
20. ANALISIS RATIO, Sangat membantu untuk dijadikan dasar memberikan gambaran seluruh rasio antara dua variable skala.
21. ANALISIS MEANS, Sangat membantu untuk dijadikan dasar memaparkan nilai tendensi sentral maupun disperse suatu variabel data skala dengan dikelompokan berdasarkan variabel data katagori.
22. OLAP CUBES (Online Analitical Processing), digunakan untuk menghitung Total, Mean, dan Statistik Univariate lainnya.
23. ANALISIS PARETO, dipakai dalam pengendalian kualitas ebagai analisis dasar untuk membreak down suatu masalah yang terjadi.
24. ANALISIS PERBANDINGAN RATA-RATA, merupakan bagian dari uji hipotesis dengan dasar pengujiannya untuk membandingkan perbedaan rata-rata.
25. ANALISIS SAMPLE T TEST, digunakan untuk menguji perbedaan rata-rata satu variable dengan suatu Konstanta tertentu atau nilai hipotesis.
26. ANALISIS INDEPENDENT SAMPLE T TEST, digunakan untuk menguji signifikansi beda rata-rata dua kelompok.
27. ANALISIS PAIRED SAMPLE T TEST, atau lebih dikenal dengan Pre Post Design adalah analisis dengan melibatkan dua pengukuran pada subyek yang sama terhadap suatu pengaruh atau perlakuan tertentu.
28. ANALISIS ONE WAY ANOVA, atau dikenal dengan Analisis Varian untuk Satu Variabel Independent, digunakan untuk menentukan pakah rata-rata dua atau lebih kelompok berbeda secara nyata.
29. ANALISIS GENERAL LINEAR MODEL (GLM)-UNIVARIATE, memberikan analisis Regresi dan Analisis Varian untuk satu variable dependent oleh dua atau lebih factor atau variable.
30. ANALISIS GLM-UNIVARIATE-FACTOR, merupakan suatu lembaga bimbingan belajar mengadakan survai berbasis pada nilai Try Out yang mereka selenggarakan, dengan menerapkan dua metode pengajaran yang berbeda (X dan Y).
31. ANALISIS-UNIVARIATE-COVARIATE, yaitu suatu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang memiliki program peningkatan pendapatan untuk masyarat marginal.
32. GENERAL LINEAR MODEL (GLM)-MULTIVARIATE, melakukan analisis Regresi dan Analisis Varian pada beberapa variable dependent skala dengan satu atau lebih factor atau covariate.
33. ANALISIS GENERAL LINEAR MODEL (GLM)-REPEATED MEASURES, merupakan analisis varian dengan melakukan pengukuran yang sama beberapa kali pada setiap subjek atau Cases atau Variable Within Subject.
34. ANALISIS BIVARIATE, ádalah analisis korelasi yang mencari derajat keeratan hubungan dan arah hubungan.
35. ANALISIS UJI PARTIAL, digunakan untuk menguji hubungan dua variable dengan mengeluarkan variable lain (control) yang berpengaruh terhadap korelasi.
36. ANALISIS REGRESI LINEAR SATU VARIABEL INDEPENDENT, digunakan untuk meramalkan suatu variable dependent (Y) berdasarkan suatu varibel Independent (X) dalam suatu persamaan Linear.
37. ANALISIS REGRESI LINEAR DUA ATAU LEBIH VARIABEL INDEPENDENT, digunakan untuk meramalkan suatu variable Dependent (Y) berdasarkan dua atau lebih Variable Independent (X1, X2 dan X3) dalam suatu persamaan Linear.
38. MODEL LINEAR (Summary, Anova, Coefficient), menunjukkan nilai koefisien korelasi (0,864), Uni Kelinearan, nilai Sig (0,001) < α (0,05) sehingga Ho ditolak, jadi Model Linear Significan.
39. MODEL EXPONENTIAL, menunjukkan nilai Koefisien korelasi 0,994, Uji Kelinearan, nilai Sig (0,000) < α (0,05) sehingga Ho ditolak, jadi model Linear Signifikansi.
40. STATISTIK NON-PARAMETRIK, memiliki asumís sampel harus dipilih dari populasi yang dianggap atau diketahui memiliki distribusi normal.
41. CHI SQUARE, digunakan untuk menguji perbedaan antara frekuensi pengamatan dan frekuensi yang diharapkan.
42. BINOMIAL, digunakan untuk membandingkan proporsi Case atau sampel pengamatan variable dikotomi dengan proporsi yang diharapkan berdasarkan distribuís Binomial dengan penetapan parameter Probabalitas.
43. RUNS, mensyaratkan data sampel bersifat random/acak.
44. 1-SAMPLE K-S (One Sample Kolmogorov-Smirnov), untuk membandingkan fungsi distribusi komulatif pengamatan suatu variable dengan distribusi tertetu secara teoritis.
45. TWO INDEPENDENT SAMPLE TEST, sama dengan uji Independent Sample T Test dengan prasyarat yang lebih longgar.
46. K-INDEPENDENT SAMPLE TEST, sama dengan uji ANOVA dengan kelonggaran seperti Two Independent Samples Test, yaitu mampu digunakan untuk tipe data ordinal.
47. TWO RELATED SAMPLES TEST, sama dengan Paired Samples T Test dengan prasyarat yang lebih longgar.
48. K-RELATED SAMPLE TEST, adalah analisis varian pengukuran berulang.
49. EXPONENTIAL SMOOTHING, merupakan salah satu analisis time series, rangkai waktu, merupakan metode forecasting dengan memberi nilai pembobot pada serangkaian pengamatan sebelumnya untuk memprediksi nilai masa depan.
50. PROBABILITAS, mempelajari peluang, distribusi peluang disket dan kontinu.
51. DISTRIBUSI BINOMIAL, suatu pengamatan dilakukan dengan beberapa usaha.
52. DISTRIBUSI HIPERGEOMETRIK, mensyaratkan pengembalian setiap barang estela diamati, distribuís hipergeometrik tidak memerlukan kebebasan dan didasarkan pada sampling tanpa pengembalian.
53. DISTRIBUSI BINOMIAL NEGATIF, memiliki sifat yang sama dengan distribuís binomial.
54. DISTRIBUSI POISSON, ádalah distribuís melalui percobaan Poisson (proses poisson) yang memiliki sifat.
55. DISTRIBUSI PELUANG KONTINU, ádalah distribusi peluang kontinu yang umum digunakan adalah distribusi normal.
56. DISTRIBUSI NORMAL, adalah distribusinya berbentuk lonceng dengan rata-rataan dan variansi.
Selengkapnya...

Jumat, 15 Oktober 2010



Selengkapnya...

WA KAKA

Vidio syakira vevo




Selengkapnya...

vidio lagu

ini vidio keong racun




Selengkapnya...

Kamis, 14 Oktober 2010

ARTI DAN KEGUNAAN STATISTIK

ARTI DAN KEGUNAAN STATISTIK

a. Pendahuluan
Penggunaan metode statistik dalam penelitian ilmiah telah dirintis sejak tahun 1880 ketika F. Galton pertamakali menggunakan korelasi dalam penelitian ilmu hayat. Ketika itu penggunaan metoda statistik dalam biologi maupun sosial belum lazim,



bahkan pada akhir abad ke-19 Karl Pearson, pelopor penggunaan metoda statistik, mendapat kecaman. Saat ini, metoda statistik telah digunakan sebagai metoda penelitian ilmiah di berbagai bidang ilmu pengetahuan, baik ilmu alam/science maupun ilmu sosial.

1. Arti Statistik
Statistik adalah kumpulan angka-angka yang melukiskan atau menggambarkan sesuatu persoalan, biasanya disusun dalam tabel atau daftar, sering disertai diagram atau grafik dan keterangan-keterangan lain seperlunya (Sudjana, 1989).
Contoh: statistik produksi, statistik penghasilan, statistik perdagangan, statistik keuangan, statistik harga, statistik perusahaan, statistik perbankan, dll.Definisi yang lain, statistik adalah metode atau asas-asas guna “mengerjakan” atau “memanipulasi” data kuantitatif agar angka-angka tersebut “berbicara” (Anto Dajan, 1995).

2. Beberapa Istilah Dalam Statistik

a) Statistika:
Pengetahuan yang mempelajari cara-cara pengumpulan bahan-bahan atau keterangan, pengolahan serta penganalisisannya, dan penarikan kesimpulan yang beralasan berdasarkan penganalisisan yang dilakukan.



b) Statistika Deskriptif:
Pengumpulan data, penyajian data, pembuatan tabel-tabel dan grafik-grafik dan melakukan perhitungan-perhitungan untuk menentukan statistic.

c) Statistika Induktif:
Melakukan penaksiran tentang karakteristik populasi, pembuatan prediksi, menentukan ada atau tidak adanya asosiasi antara karakteristik populasi dan pembuatan kesimpulan secara umum mengenai populasi.

d) Data:
Bahan atau keterangan yang dinyatakan dalam angka-angka dan kebenarannya harus dapat dipercaya atau dapat diandalkan.

e) Populasi:
Kumpulan seluruh subjek/observasi dalam penelitian. A population consist of all subjects (human or otherwise) that are being studied.




f) Sampel:
Bagian dari populasi. A sample is a subgroup of population. Hubungan antara statistik deskriptif dengan inferens. Peranan metode statistik dalam kehidupan manusia modern.

b. Bidang ekonomi dan manajemen perusahaan:
Alat pengambilan keputusan.

c. Bidang produksi:
- Penetapan standar kualitas dan pengawasan kualitas
- Pengawasan terhadap efisiensi kerja
- Test terhadap metode atau produk baru

d. Bidang akuntansi:
- Penyesuaian yang bertalian dengan perubahan harga
- Hubungan antara ongkos dan volume produksi

e. Bidang pemasaran:
- Penyelidikan tentang preferensi konsumen
- Penaksiran potensi pasaran bagi produk baru
- Penelitian mengenai potensi pasar di daerah baru
- Penetapan harga
- Penelitian terhadap efektifnya cara mengiklankan produk
- Test terhadap efektifitas meteode penjualan

c. Peranan statistik di bidang penelitian
- Alat perencanaan eksperimen dan evaluasi hasil eksperimen
- Teknik pengawasan serta penanggulangan kesalahan
- Teknik penentuan kombinasi faktor-faktor yang akan diuji
- Perkembangan eksperimen lapangan (field experiment)
- Berbagai riset di pabrik-pabrik kertas, tekstil, bahan farmasi, gelas, karet, dll.
- Riset di bidang kesehatan umum, keamanan jalan, psikologi, sosiologi, antropologi, dll.
Matematika, Teori Statistik, dan Ekonometrik
a. Teori statistik
Merupakan cabang dari matematika terapan (applied mathematics), yang berbasis ilmu matematika murni yaitu teori probabilita. Teori statistik yang lengkap selain meliputi teori probabilita, juga meliputi konsekuensi teoritis dari asas-asas randomisasi, asas-asas penaksirann parameter, dan asas-asas pengujian hipotesis.
b. Fungsi statistisi
Adalah memberi peralatan bagi para peneliti ilmiah. Dari sustu fenomena khusus, ia mengembangkan sebuah model matematis yang mendekati kondisi-kondisi eksperimen, selanjutnya memberi prosedur untuk memecahkan masalah.
Kemajuan-kemajuan yang diperoleh penelitian ilmiah membutuhkan eksperimen yang sifatnya makin kompleks dan khusus. Di beberapa bidang penelitian, seorang peneliti bahkan mengalami kesulitan dalam menggunakan peralatan statistik. Hal ini dapat dimengerti karena jika metodenya semakin khusus, maka keluwesannya menjadi agak berkurang. Penggunaan metode statistik dalam eksperimen tertentu memerlukan modifikasi dan perbaikan. Perkembangan tersebut memungkinkan timbulnya statistic terapan (applied statistics).

Teori Ekonomi, Matematika, Statistik dan Ekonometrika
Dalam teori ekonomi makro maupun mikro, para ekonom banyak meletakkan dasar-dasar teoritis tentang hubungan antara dua atau beberapa variabel ekonomi. Dalam ekonomi mikro, dikenal hukum permintaan yang menggambarkan secara hipotetis hubungan antara jumlah komoditi yang diminta dengan tingkat harga satuan yang berbeda dari komoditi tersebut. Dalam ekonomi makro, hubungan yang hipotetios antara besaran pendapatan dan konsumsi, antara besarann tabungan dann konsumsi, dan sebagainya.
Besaran variabel-variabel ekonomi dan hubungan antara variabel-variabel ekonomi tersebut umumnya dapat diukur secara kuantitatif dan keabsahan hubungan antar variabel tersebut dapat diuji secara statistik. Metode pengukuran maupun pengujian yang demikian itu merupakan inti dari metode ekonometrika.Pada hakekatnya, ekonometrika memberi pengetahuan dasar tentang perumusan teori ekonomi ke dalam model matematika. Hubungan antar variabel di atas dirumuskan dalam bentuk model teoritis dan matematis. Proses perumusannya membutuhkan pengetahuan matematika dan teori ekonomi yang cukup baik.
Selanjutnya metode statistic memberikan cara untuk mengukur variabel ekonomi, hubungan antar variabel, dan menguji validitas asumsi-asumsi serta hubungan variabel yang hipotetis tersebut. Jadi, dasar ekonometrika adalah teori ekonomi. Matematika dibutuhkan untuk merumuskan model teoritisnya, sedangkan statistik dibutuhkan untuk mengukur dan menguji asumsi serta hubungan antara variabel ekonomi yang dinyatakan dalam model matematika.

Statistik dan Komputer
Penggunaann komputer untuk mengolah data kuantitatif dan melakukan komputasi statistik yang serba rumit merupakan suatu kebutuhan mendesak bagi para peneliti dan statistisi. Penggunaan komputer dalam kegiatan pengolahan maupun komputasi data akan meningkatkan efisiensi apabila beberapa karakteristik pengolahan dan komputasi data di atas dapat dipenuhi:
- Volume data yang cukup besar.
- Tugas pengolahan maupun komputasi menjadi lebih ekonomis jika dibandingkan dengan cara lain.
- Tugas pengolaha maupun komputasi data yang membutuhkan penyelesaian secara cepat.
- Ketepatan atau ketelitian hasil pengolahan data.
- Pengolahan maupun komputasi data yang sifatnya sangat rumit.
Selengkapnya...

Sabtu, 13 Februari 2010

Bisakah Operasi Ginjal Dihindari?


Bisakah Operasi Ginjal Dihindari?

kuuuuuuuuTanya:

Maaf dok saya ingin menanyakan sesuatu. Bapak saya sudah pernah operasi ginjal, sekitar 8thn yang lalu. Sekarang beliau merasakan sakit lagi. Setelah dikonsultasikan ke dokter, beliau diminta untuk operas, mengangkat 1ginjalnya. Tapi beliau tidak mau karena sudah trauma dengan operasi. Sementara ini beliau melakukan cuci darah.

Apa dengan cuci darah saja bisa sembuh dok? Apa ada cara lain selain operasi? Mohon penjelasannya. Terimakasih.

Wahyu Olivia

Jawab:

Sdr Wahyu

Salah satu fungsi ginjal adalah untuk membersihkan kotoran atau sisa metabolisme yang melewati darah kita. Sehingga, seolah ginjal berfungsi untuk mencuci darah. Apabila ginjal kita telah rusak (bisa karena infeksi, batu ginjal, komplikasi Diatebes Mellitus atau Hipertensi), maka langkah yang bisa kita ambil untuk membersihkan darah adalah dengan cuci darah.

Mungkin operasi yang dulu dilakukan adalah untuk mengangkat batu di ginjal. Batu di ginjal bisa muncul berulang di ginjal yang sama atau di ginjal yang satunya.. Jadi sangat mungkin operasi ginjal yang sekarang juga untuk mengangkat batu di ginjal yang muncul kembali.
Kalau tidak dilakukan operasi pengangkatan batu maka akan merusak fungsi ginjal dan akhirnya harus dilakukan cuci darah yang mungkin berlangsung seumur hidup.

Agaknya tidak ada alternatif lain selain operasi pengambilan batu dan cuci darah.Dengan cuci darah tidak akan menyembuhkan sakit ginjalnya kalau sudah berlangsung lama. Jadi cuci darah hanya membantu fungsi ginjal. Agar dapat membersihkan darah kita yang kotor. Dan itu berlangsung terus menerus.

Jadi mohon bersabar dan semoga ayahanda kuat menjalani cobaan ini.
wassaalam

dr Muchlis AU sofro
Konsultan Kesehatan Netsains.

foto:jakartalantern.co
Tentang Penulis: Dr. Muchlis Achsan Udji Sofro
RSS Feed
Dr. Muchlis Achsan Udji Sofro, SpPD-KPTI, salah satu dokter spesialis penyakit dalam yang juga ahli penyakit tropis infeksi yang lahir di Pemalang. Staf Divisi Penyakit Infeksi & Tropik, Bagian Ilmu Penyakit Dalam RSUP Dr Kariadi/Fakultas Kedokteran UNDIP.
Organisasi:
1. Ketua Tim HIV-AIDS RSUP Dr Kariadi-Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, sejak 2002 sampai sekarang
2. Sekretaris Sub Tim DALINOK. Komite Medis RSUP Dr Kariadi Semarang.
3. Anggota Tim ”Emerging Infectious Disease” RSUP Dr Kariadi Semarang
4. Anggota Tim “Pengendalian Infeksi Nosokomial” RSUP Dr Kariadi Semarang
5. Anggota Tim “Penanggulangan Penyakit SARS” RSUP Dr Kariadi Semarang
6. Anggota Tim “Pengendalian dan Pencegahan Resistensi Antibiotik” AMRIN Study RSUP Dr Kariadi-Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.
7. Pengurus dan Anggota PETRI Cabang Semarang
8. Pengurus dan Anggota PAPDI Cabang Semarang
9. Pengurus dan Anggota IDI Wilayah Jawa Tengah.`

• Website Pribadi/Blog:
• Tulisan di NetSains: 17 Tulisan
http://st292245.sitekno.com
Selengkapnya...

Kenapa Detak Jantung Saya Aneh?


Kenapa Detak Jantung Saya Aneh?

Tanya:
Salam, dok, sebelumnya terimakasih atas infonya mengenai web ini di blog saya. Kebetulan bisa konsultasi dengan dokter langsung. Saya sudah lama ingin bertanya mengenai penyakit saya ini. Saya juga tidak tau apakah ini penyakit apa bukan. Semoga saja bukan.
Begini, setiap kali saya periksa kesehatan, dan dokter si pemeriksa memeriksa detak jantung saya. Si dokter mengatakan detak saya ada satu satu waktu berhenti sejenak ,beberapa detik gitu.
Saya disarankan cek jantung disalahsatu klinik. Dan hasilnya disuruh dibawa ke dokter jantung. Tapi sampai sekarang saya belum berani, dan belum berkesempatan juga. hasil klinik mengatakan hampir sama dengan perkataan si dokter. Nah, dok, mohon penjelasannya, apakah ini berbahaya buat saya? Karena selama ini saya masih merasa baik-baik saja. Terimakasih dok.
Aisyah Muna
Jawab:
Jantung kita berfungsi sebagai alat pemompa darah ke seluruh tubuh. Untuk dapat bekerja dengan baik , maka jantung harus berdenyut secara teratur 60-80 kali permenit. supaya jantung dapat berdenyut dengan teratur, maka ada pusat listrik jantung yang terdapat di nodus sinoaurikularis di daerah atrium kiri (bagian atas jantung).
Pada sebagian pasien irama listrik tidak berjalan sebagaimana mestinya, ada yang berirama lambat (bradikardi) ada yang berirama cepat (takikardi). Ada yang berirama tambahan (ventrikel ekstra sistole), ada juga yang agak tidak beraturan (atrial fibrilasi dengan respon normal atau respon cepat).
Pada keadaan awal, irama yang tidak teratur tadi tidak menimbulkan masalah, karena jantung masih mampu melakukan kompensasi untuk tetap bekerja secara normal.
Lama kelamaan apabila beban fisik dan psikis kita meningkat, akan menimbulkan dekompensasi (jantung tidak bisa menyeseuaikan lagi dengan irama yang tidak semestinya). Akibatnya timbul gejala sesak nafas, tungkai bengkak, perut membuncit, berdebar-debar, dan kadang memerlukan perawatan sampai di ICCU (intensive care coroner unit).
Untuk itu mumpung masih tahap awal, sebaiknya diperiksakan secara teliti ke dokter spesialis jantung, atau ke dokter spesialis penyakit dalam untuk dilakukan pencarian penyebabnya dan kemungkinan cara pengobatan dini yang lebih pas.
Oke. Jangan takut. pasti ada jalan keluarnya.
Wassalam
Muchlis AU Sofro
Konsultan kesehatan Netsains
foto: rifqiemaulana.files.wordpress.co
Tentang Penulis: Dr. Muchlis Achsan Udji Sofro
RSS Feed
Dr. Muchlis Achsan Udji Sofro, SpPD-KPTI, salah satu dokter spesialis penyakit dalam yang juga ahli penyakit tropis infeksi yang lahir di Pemalang. Staf Divisi Penyakit Infeksi & Tropik, Bagian Ilmu Penyakit Dalam RSUP Dr Kariadi/Fakultas Kedokteran UNDIP.
Organisasi:
1. Ketua Tim HIV-AIDS RSUP Dr Kariadi-Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, sejak 2002 sampai sekarang
2. Sekretaris Sub Tim DALINOK. Komite Medis RSUP Dr Kariadi Semarang.
3. Anggota Tim ”Emerging Infectious Disease” RSUP Dr Kariadi Semarang
4. Anggota Tim “Pengendalian Infeksi Nosokomial” RSUP Dr Kariadi Semarang
5. Anggota Tim “Penanggulangan Penyakit SARS” RSUP Dr Kariadi Semarang
6. Anggota Tim “Pengendalian dan Pencegahan Resistensi Antibiotik” AMRIN Study RSUP Dr Kariadi-Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.
7. Pengurus dan Anggota PETRI Cabang Semarang
8. Pengurus dan Anggota PAPDI Cabang Semarang
9. Pengurus dan Anggota IDI Wilayah Jawa Tengah.`

http://st292245.sitekno.com
Selengkapnya...

Kepemimpinan Indonesia Masa Depan: Perpaduan Timur dan Barat Gaya China

Kepemimpinan Indonesia Masa Depan: Perpaduan Timur dan Barat Gaya China
Indonesia mengalami krisis multidimensi sampai detik ini. Krisis tersebut mendera berbagai bidang, mulai dari ekonomi, politik, budaya, sains, kesehatan, dan

kemanusiaan. Seakan tidak ada jalan keluar dari semua krisis tersebut. Adapun salah satu krisis yang paling nyata kita hadapi adalah krisis kepemimpinan.
Kita mengalami kegamangan dalam memilih tipe kepemimpinan yang tepat untuk negeri kita yang tercinta. Ada sebagian intelektual, yang menganjurkan ‘westernisasi’, yaitu secara total mengikuti gaya kepemimpinan Amerika Serikat atau Eropa. Ada juga sebagian yang merasa panik dengan gelombang globalisasi dan westernisasi, dan memilih berlindung di balik jubah primordialisme, entah berbasis agama, etnis, atau ras. Jaman sekarang, seakan-akan suri teladan dari founding father kita, yaitu Soekarno-Hatta, untuk memadukan timur dan barat seakan sudah dilupakan. Era globalisasi mengharuskan kita melakukan redefinisi mengenai makna kepemimpinan. Bukan bersandar pada romantisme masa lalu semata, namun juga bukan semata melakukan imitasi buta.
Kilas Balik Kepemimpinan Dunia
Soekarno-Hatta hidup di era, dimana terjadi kebangkitan ekonomi/politik Asia. Pada tahun 1904-1905, armada angkatan laut Jepang berhasil mengalahkan armada Rusia.Dalam pertempuran laut tersebut, armada Jepang menggunakan meriam dan kapal yang lebih berkualitas daripada milik Rusia. Kemudian, Pasukan Ottoman Turki berhasil mengalahkan Pasukan Inggris/Australia/Selandia Baru dalam pertempuran Gallipoli tahun 1916, setelah bertempur selama delapan bulan. Dalam pertempuran tersebut, Kemal Attaturk menjadi salah satu komandan lapangan yang berperan. Karena Inggris kalah dalam pertempuran tersebut, kepala staf angkatan laut Inggris, Sir Winston Churcill, mengundurkan diri.
Kemudian, dalam perang kemerdekaan Turki tahun 1922 yang dipimpin Attaturk, Pasukan Yunani dan sekutu berhasil diusir dari Turki. Fakta tersebut menyadarkan Soekarno-Hatta, bahwa sebenarnya Asia sejajar dengan eropa dalam semua segi. Fakta sejarah itulah yang menjadi bibit dari Nasionalisme Indonesia. Satu hal yang ditekankan dalam cerita ini, adalah para founding father kita menjadikan dinamika sosio-politik di Asia sebagai fondasi mereka dalam melakukan aktivitas politik melawan imperialisme.
Latar Belakang Kebangkitan Ekonomi dan Politik China
Namun jaman sudah berubah. Asia mengalami dinamika sosio-politik yang berbeda daripada masa sebelumnya. Setelah selama puluhan tahun Sosio-Ekonomi Asia didominasi oleh Jepang, akhirnya China bangkit sebagai superpower baru. Pada tahun 1960an, China adalah negara miskin, yang didera bencana kelaparan dengan korban puluhan juta penduduknya meninggal.
Ironis sekali, karena pada tempo yang sama, pemerintah China berhasil menguji coba senjata nuklir miliknya. Revolusi kebudayaan tahun 1966 telah mengakibatkan banyaknya korban jatuh di kalangan intelektual mereka. Namun akhirnya terjadi perubahan kepemimpinan. Pada tahun 1979, seorang intelektual yang mengenyam pendidikannya di Perancis, Deng Xiaoping, akhirnya menjadi pemimpin tunggal China.
Program Deng adalah melakukan reformasi ekonomi, untuk membebaskan China dari kemiskinan. Kapitalisme diperbolehkan beroperasi kembali. Deng memperbolehkan hal tersebut, karena menghapuskan pasar di China, seperti yang dilakukan Mao Tse Tung dimasa lalu, adalah hal yang absurd. Mengaplikasikan Sosialis-Komunis Ortodoks di China, adalah tidak mungkin, mengingat bahwa berdagang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya China. Program ekonomi Deng adalah menciptakan kelas menengah baru, dimana nantinya mereka akan membantu pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan. Deng berharap agar kelas menengah baru tersebut dapat menjadi motor utama ekonomi China.
Popularitas China
Reformasi Deng berjalan dengan sukses, terbukti bahwa setelah 25 tahun program reformasi ekonomi, telah lebih dari 200 juta penduduk China keluar dari garis kemiskinan. Diharapkan dalam 25 tahun kedepan, akan lebih banyak penduduk China yang keluar dari belitan kemiskinan. Satu hal yang tidak diketahui banyak orang, Deng Xiaoping, sebagai intelektual didikan Perancis, sangat percaya dengan prinsip demokrasi. Secara diam-diam, China mengaplikasikan demokrasi di tingkat perdesaan/kelurahan, dimana di tingkat itu rakyat China diperbolehkan memilih secara langsung pemimpinnya. Deng percaya bahwa demokrasi harus diaplikasikan secara gradual, tidak secara langsung atau taken for granted.
Dengan diperbolehkannya kapitalisme beroperasi, perdagangan China maju pesat. Shanghai dan Hong Kong menjadi pusat perdagangan Asia (bahkan Dunia). Bukti tak terbantahkan bahwa reformasi ekonomi Deng sukses, adalah posisi China sebagai negara dengan uang devisa terbanyak di dunia. Jepang berada di posisi kedua. China juga menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi paling tinggi di dunia, dengan angka selalu diatas 10 persen.
Diramalkan oleh sebagian pengamat, bahwa pada dekade mendatang China akan menjadi Ekonomi nomor satu di dunia, menyalib Amerika Serikat, Jepang, dan Jerman sekaligus. China juga tetap memiliki angkatan bersenjata yang paling besar dan terkuat di Asia. Pernah diadakan poling oleh sebuah lembaga independen, negara asing apa yang paling populer di Uni Eropa. Ternyata negara yang paling populer adalah China.
Tapi popularitas ini tak berjalan lancar sebab negara lain merasa tersaingi. Apa saja upaya menjegal kesuksesan China ini? Nantikah dalam tulisan selanjutnya.
Referensi:
Encyclopedia Wikipedia http://www.en.wikipedia.org
I Wibowo. 1999. Belajar dari China. Gramedia Pustaka Utama.
Opini I Wibowo mengenai China. Koran Kompas
Frans Magnis Suseno. 1999. Pemikiran Karl Marx. Gramedia Pustaka Utama
Grolier Encyclopedia. History of China.
Grolier Encyclopedia. Nations of the World: China.
foto: presidensby.info
Tentang Penulis: Arli Aditya Parikesit
Penulis adalah asisten peneliti pada Pusat Kajian Multi Disipliner Bioinformatika, Universitas Leipzig, Jerman. Saat ini menjadi kandidat doktor di institusi yang ... Selengkapnya »

http://st292245.sitekno.com
Selengkapnya...

I3M, merancang masa depan Indonesia




I3M, merancang masa depan Indonesia


”masa depan adalah mimpi, dan mimpi adalah masa depan...”

Proses rekayasa struktur masa depan bukanlah suatu proses yang secara ilmiah tidak dapat direpresentasikan dalam variabel-variabel yang dapat dipertanggungjawab. Lebih dari itu, proses ini adalah sebuah keniscayaan, walaupun memiliki variabel tak tentu dan tentu saja hasil acak yang sulit untuk diprediksikan. Tapi secara empiris proses rekayasa ini adalah hal yang mungkin dilakukan oleh beberapa pihak, yang tentu saja sangat meyakini bahwa masa depan adalah proses akumulasi pengaruh masa lampau. Bagi mereka yang memiliki gambaran struktur masa depan yang didasarkan pada beberapa hal yang fundamental sebagai koridor tentu saja dapat dengan sederhana membuat langkah strategis dengan jelas sehingga proses rumit untuk mencapai sebuah hasil akumulasi pembentukan struktur masa depan yang mereka ingin menjadi proses yang mudah. Koridor yang diyakini oleh mereka yang mampu meramalkan bentuk masa depan, adalah karakteristik pola sejarah manusia dan tentu saja hal tersebut berkaitan dengan manusia itu sendiri. Dengan koridor tersebut, mereka akan memulai menyederhanakan proses akumulasi struktur masa depan tersebut menjadi beberapa bagian yang lebih sederhana. Bagian pertama adalah manusia, bagian kedua adalah sistem, dan ketiga adalah alat-alat.

Manusia, sangat jelas bagi mereka yang berusaha mengembangkan ide dan pemikiran mereka sehingga apa yang mereka yakini dapat menjadi sebuah kenyataan akan dimulai dengan proses pencarian orang-orang/pihak-pihak yang secara linier terkait dengan kebutuhan pembentukan struktur masa depan tadi. Manusia, sebagai subjek utama, adalah mereka-mereka yang secara bertahap akan mewujudkan masa depan dengan proses yang tampak sederhana. Sederhana bagi saya, karena masa depan yang mereka gambar cukup jelas untuk diwujudkan. Bahkan kadang-kadang sebenarnya proses mereka tidak didahului dengan proses berpikir, tapi biasa hanya karena desakan yang kuat dari dalam diri mereka (intuisi). Namun bagi mereka yang akan berperan sebagai nahkoda, bentuk struktur masa depan harus sejelas desain arsitektur sebuah rumah yang akan dibangun. Jadi memang harus sistematis dan terstruktur. Antara realitas dan masa depan terdapat jurang pemisah yang sering kita sebut sebagai masalah. Konstruksi realitas yang dimiliki tiap orang sangatlah unik sehingga persepsi masalah bagi tiap orang pun berbeda-beda, hal tersebut dipertegas lagi dengan perbedaan gambaran masa depan yang diinginkan. Namun bagi mereka yang ingin mencoba mewujudkan masa depan maka bentuk bagan di bawah ini akan menggambarkan bagaimana proses pencapaian itu terjadi. Bagan dibawah bisa didefinisikan sebagai proses penyamaan persepsi masa depan atau proses penyatuan visi. Inilah yang sering dilupakan banyak orang.

Masyarakat Indonesia, saat ini tidak memiliki orang-orang yang secara terbuka menerima peran pembentukan struktur masa depan ini. Hal ini terlihat dari semua sisi kehidupan bangsa ini yang tidak menuju sesuatu apapun. Bahkan lebih parah lagi para pemimpin kita, yang sudah seharusnya menanggung peran ini secara nyata menunjukkan hal sebaliknya. Mereka tidak mengerti kata masa depan, mereka tidak sanggup untuk memikirkan masa depan, mereka sangat tidak kreatif dalam membayangkan masa depan. Bagi mereka masa depan adalah takdir, hanya Yang Diatas lah yang menentukan. Itulah gambaran para pemimpin kita yang tidak memiliki kapabilitas untuk mewujudkan impian masyarakat mengenai masa depan. Institut Teknologi Bandung yang seharusnya menjadi pencetak orang-orang yang mampu dan mau untuk merealisasikan struktur masa depan saat ini lupa akan kaidah dasar perubahan. Kaidah pertama, hanya manusialah yang melakukan perubahan (selain Tuhan tentunya). Mengapa? Karena perubahan itu sendiri hanya berlaku bagi manusia, manusia sendirilah yang merasakannya, makhluk lain tidak berpikir untuk merasakannya. Kaidah kedua perubahan itu akan berlaku jika dimulai dengan perubahan cara pandang dari manusia itu sendiri. Perubahan cara pandang inilah yang seharusnya didapatkan dari sistem pendidikan.

Coba Anda bayangkan jika terdapat satu komunitas, dimana dalam komunitas tersebut terdapat sepuluh ribu pemuda pilihan dari sekitar dua ratus juta yang ada (1:20000). Menurut Anda bagaimanakah profil orang-orang pillihan tersebut. Menurut Anda apa yang bisa mereka lakukan, bayangkan saat anda harus menyeleksi satu orang dari dua puluh ribu orang. Kualitas pemuda seperti apa yang Anda bayangkan. Seberapa hebat komunitas tersebut menurut Anda. Sepuluh ribu orang terseleksi dari negeri ini berkumpul di sebuah tempat. Mungkin Anda akan membayangkan mereka sebagai pasukan elit yang bisa mengatasi masalah apapun, menyelesaikan semua misi, atau bahkan menggerakkan bangsa ini. Jika bayangan Anda seperti itu, lebih baik Anda buang jauh-jauh. Bayangan Anda meleset, Anda hanya akan menemukan pemuda-pemuda tanggung yang bahkan tidak tahu siapa diri mereka sebenarnya, apa peran mereka disana, apa tanggung jawab mereka disana, bahkan mereka tidak tahu apa tujuan sebenarnya mereka disana. Itulah ITB.


Selayang Pandang Inkubator Ide

Pusat inkubator ide dan inovasi ini hanya sebuah media bagi mereka untuk mulai belajar mewujudkan masa depan mereka, tentu saja melalui kemampuan yang mereka pelajari di kampus ini. Karena itulah sebenarnya fungsi kampus ini. Yaitu mencetak para engineer kemanusiaan, yang akan membawa manusia ke tatanan peradaban yang lebih baik melalui tools teknologi, sains dan seni. Melalui pusat inkubator ide dan inovasi ini, semua khayalan mereka tentang masa depan akan diwujudkan dalam sebuah struktur yang konkrit. Ide dan inovasi mereka tidak menjadi sesuatu yang artifisial seperti yang terlihat saat ini. Saat semua mahasiswa menganggap bahwa proses pembentukan ide dan inovasi hanya semata untuk mengejar kesenangan dan kebutuhan pribadi semata. Melalui pusat inkubator ini mahasiswa diajak untuk membentuk sebuah peradaban baru, peradaban yang mereka tentukan sendiri bentuknya melalui pengetahuan, kemampuan, dan ikhtiar mereka. Inkubator ide ini akan menjadi sarana bagi mahasiswa untuk terbiasa berpikir jauh ke depan dengan berbasis pada realitas. Sehingga dengan pola pendekatan seperti itu diharapkan mahasiswa sebagai agen perubahan bisa benar-benar terbiasa dengan pola pikir seorang agen perubahan yang selalu melakukan perubahan demi kehidupan masyarakat Indonesia yang lebih baik.

Dan tentu saja pusat inkubator ini sangat sejalan dengan visi ITB yang sedang menuju research university. Pusat Inkubator ini akan menjadi langkah strategis pencapaian visi ITB dengan pendekatan yang baru dimana ITB dipandang sebagai sebuah sistem yang terintegrasi. Institusi yang ada saat ini tidak mampu untuk menggabungkan semua potensi yang ada, terutama mahasiswa, sehingga ITB sebagai sebuah sistem tidak lagi memiliki kesatuan tujuan. Dan mengapa kemudian pusat inkubator ini mampu untuk mengarahkan mahasiswa?

Ada beberapa fungsi utama keberadaan pusat inkubator ini, antara lain:

1. Sebagai lembaga mediator, yaitu lembaga yang berfungsi untuk menghubungkan banyak kepentingan yang didasarkan kepada pencapaian tujuan bersama dan falsafah bersama. Lembaga mediator saat ini sangat diperlukan, mengingat adanya jurang pemisah antara mahasiswa dengan pihak birokrasi kampus. Oleh karenanya diperlukan mediator yang mengerti bagaimana kondisi keduanya. Mediator ini sifatnya bukan sebagai forum diskusi tetapi lebih kepada menghubungkan peran, fungsi, dan posisi semua pihak sehingga tercapai sistem yang efektif. Kabinet dan himpunan mahasiswa memiliki karakteristik unik tertentu dan yang paling mengerti kondisi mereka adalah mahasiswa itu sendiri. Namun saat ini dimana ITB sebagai institusi sedang berupaya untuk bertransformasi menjadi research university, ada beberapa halangan yang sebenarnya secara cerdas bisa diselesaikan. Salah satunya adalah paradigma yang salah dari mahasiswa mengenai perubahan itu sendiri. Beberapa strategi yang dilakukan untuk meningkatkan geliat mahasiswa untuk ikut serta dalam transformasi itu sendiri rasanya terlalu formalitas, tidak menyentuh pada kebutuhan dan keinginan mahasiswa itu sendiri. Melalui kegiatan-kegiatan saja rasanya tidak akan cukup, karena mahasiswa pun harus diajak secara total untuk ikut berperan aktif dalam mewujudkan cita-cita bersama ini.

2. Sebagai lembaga fasilitator, setelah mampu menjadi mediator yang menghubungkan banyak kepentingan dan mengarahkannya menuju pencapaian tujuan dan cita-cita ITB, maka sebagai fasilitator pusat inkubator ini akan coba memetakan semua potensi mahasiswa yang ada di kampus atau terkait dengan kampus ini. Setelah pemetaan potensi maka akan dilanjutkan menuju pemetaan kompetensi mahasiswa yang harus dan bisa kita kembangkan berkaitan dengan pencapaian tujuan ITB. Dari keduanya pusat inkubator ini akan mulai memetakan pelayanan yang bisa diberikan berkaitan dengan optimalisasi potensi demi tercapainya pengembangan kompetensi mahasiswa yang berwawasan tri dharma perguruan tinggi.

Visi

”Mengembangkan Kompetensi Mahasiswa Yang Berwawasan Tridharma Perguruan Tinggi”

Misi
1. Menghimpun ide-ide yang dimiliki oleh mahasiswa ITB dan menginkubasi ide tersebut menjadi sesuatu yang tepat guna sesuai dengan nilai-nilai ITB.
2. Menegaskan bentuk mekanisme kerja dan komunikasi yang terstruktur antara elemen-elemen ITB yang terkait dalam proses pengembangan kompetensi dan inovasi mahasiswa ITB.
3. Menjembatani ide-ide mahasiswa ITB dengan masalah-masalah nyata dalam masyarakat.
Beberapa program yang sedang ditangani oleh Inkubator Ide dan Inovasi Mahasiswa ITB :
1. Desa Mitra KM ITB dan aliansinya
2. Satoe Indonesia
3. Renovasi Ruang 32 CC Barat
4. Penataan lalu lintas pada jaringan jalanan di sekitar kawasan kampus ITB.
5. Renovasi ruangan bioskop LFM 9009.
6. Penyediaan media informasi terintegrasi ITB.
7. Social Mapping Pengalengan
8. Revitalisasi Gelap Nyawang
How to join us?
1. Menjadi Pengurus yang membantu proses penumbuhan ide di kalangan civitas akademika ITB (Innovation Process), berhubungan dengan pihak-pihak penting yang terkait (Networking and IT System), atau mengatur manajemen organisasi (Organizational Development)
2. Menjadi mitra dalam pencapaian cita-cita bersama, yaitu dengan menyumbangkan gagasannya dalam penumbuhan ide dan inovasi di kalangan civitas akademika.
3. Menjadi stakeholder yang akan bermitra seputar pendanaan, masalah regulasi, atau bimbingan (Mentorship). Membuka peluang untuk kerjasama berbagai persoalan bangsa untuk berbagai skala, baik lokal, nasional, maupun internasional.
4. Contact Person : Ikhsan Sigma Putra, EL'06 (Inkubator Ide dan Inovasi Mahasiswa ITB, inovasiitb@yahoo.com)
Jadi, kami tunggu di I3M. Untuk masa depan Indonesia yang mandiri dan produktif!

I3M ITB
"Build our nation with through ideas and innovations."
Selengkapnya...

Membangun Masa Depan

Membangun Masa Depan
Hari ini adalah saat kita menanam benih, dan masa depan adalah waktu untuk memanen. Karena itu, siapapun yang ingin tahu masa depannya, maka lihatlah apa yang dilakukannya sekarang.

Orang paling rugi di dunia ini adalah orang yang diberikan modal, tapi modal itu ia hamburkan sia-sia. Dan, modal termahal dalam hidup adalah waktu. Dalam QS Al-'Asher [103] ayat 1-3, Allah SWT berfirman bahwa untung ruginya manusia dapat diukur dari sikapnya terhadap waktu. Kalau ia berani menghamburkan waktunya, maka ia tergolong orang yang menyia-nyiakan kehidupan. Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.

Ada tiga jenis waktu. Pertama, masa lalu. Ia sudah lewat, sehingga ada di luar kontrol kita. Banyak orang sengsara hari ini gara-gara masa lalunya yang memalukan. Karena itu, kita harus selalu waspada jangan sampai masa lalu merusak hari kita. Kedua, masa depan. Kita sering panik menghadapi masa depan. Tanah kian mahal, pekerjaan semakin sulit, dan lainnya. Walau demikian, masa lalu dan masa depan kuncinya adalah hari ini. Inilah bentuk waktu yang ketiga.

Seburuk apa pun masa lalu kita, kalau hari ini kita benar-benar bertaubat dan memperbaiki diri, insya Allah semua keburukan itu akan terhapuskan. Demikian pula dengan masa datang. Maka sungguh mengherankan melihat orang yang bercita-cita tapi tidak melakukan apa pun untuk meraihnya. Padahal hari ini adalah saat kita menanam benih, dan masa depan adalah waktu untuk memanen. Karena itu, siapapun yang ingin tahu masa depannya, maka lihatlah apa yang dilakukannya sekarang.

Belajar Menghitung

Saudaraku, kita harus mulai menghitung semua yang kita lakukan. Ucapan kita sekarang adalah sebuah jaminan. Kita bisa terpuruk hanya dengan satu patah kata. Kita pun bisa menuai kemuliaan dengan kata-kata. Uang yang kita dapatkan sekarang adalah tabungan masa depan. Bila kita dapatkan dengan cara tidak halal, niscaya aibnya akan segera kita rasakan.

Karena itu, terlalu bodoh andai kita melakukan hal yang sia-sia. Detik demi detik harus kita tanam sebaik mungkin, karena inilah bibit yang buahnya akan kita petik di masa depan. Kalau kita terbiasa berhati-hati dalam berbicara, dalam bersikap, dalam mengambil keputusan, dalam menjaga pikiran dan hati, maka kapan pun malaikat maut menjemput, kita akan selalu siap. Tapi kalau kita bicara sepuasnya, berpikir sebebasnya, tak usah heran bila saat kematian menjadi saat paling menakutkan.

Menyongsong Masa Depan Cerah

Ada tiga cara agar masa depan kita cerah. Pertama, pastikanlah hari-hari kita menjadi sarana penambah keyakinan pada Allah. Kita tidak akan pernah tenteram dalam hidup kecuali dengan keyakinan pada Allah SWT. Pupuk dari keyakinan adalah ilmu. Orang-orang yang tidak suka menuntut ilmu, maka imannya tidak akan bertambah. Bila iman tidak bertambah, maka hidup pun akan mudah goyah.

Kedua, tiada hari berlalu kecuali jadi amal. Di mana pun kita berada lakukan yang terbaik. Segala sesuatu harus menjadi amal. Dilihat atau tidak dilihat kita jalan terus.

Ketiga, terus melatih diri agar mampu menasihati orang lain dalam kebenaran dan kesabaran, dan terus melatih diri untuk mampu menerima nasihat dalam kebenaran dan kesabaran. Kita akan mampu memberi nasihat, kalau kita senang diberi nasihat. Wallahu a'lam.

Penulis : Aa Gym ( KH. Abdullah Gymnastiar )

Sumber : http://republika.co.id
Selengkapnya...

Ledakan Kehidupan Setelah Hujan Meteor




Ledakan Kehidupan Setelah Hujan Meteor
Ditulis oleh ivie pada 3/16/08 • Kategori Astrobiologi, Meteor •
[Translate]


Masa akhir Ordovician
Bagaimana kehidupan di Bumi terbentuk? Kalau sebelumnya sempat dibahas benih kehidupan di Bumi yakni asam amino, dibawa oleh meteorit CR Chondrites dari luar angkasa. Ternyata, ada berita baru yang menyatakan kalau ledakan kehidupan di Bumi terjadi setelah hujan meteor lebih dari 400 juta tahun lalu. Pada saat itu, meskipun Bumi diserang lebih dari 100 meteorit berukuran 1 km dalam waktu yang sangat singkat, ternyata kehidupan tidak hanya bisa diselamatkan tapi justru terus berkembang.
Rangkaian tabrakan meteorit tersebut terjadi sepanjang periode Ordovician, antara 490 – 440 juta tahun lalu. Memang kehidupan yang ada belum seperti kehidupan yang kita kenal sekarang, namun saat itu sudah ada makhluk hidup di darat dan organisme juga sudah mulai berevolusi untuk bisa hidup dalam ceruk di lautan. Tampaknya, ketidakteraturan pada sabuk asteroid 470 juta tahun lalulah yang mengirimkan ratusan batuan angkasa keluar dari orbit normalnya menuju Bumi.

Pemusnahan besar-besaran oleh meteorit
Setelah beberapa juta tahun, lebih dari 100 meteorit besar yang telah terpisah-pisah kemudian menyerang Bumi, dan membalut Matahari dalam debu. Tumbuhan yang lapar akan Matahari akahirnya mati dan rantai kehidupan yang bergantung pada tumbuhan pun putus. Tapi secara mengejutkan, kehidupan justru berkembang pesat setelah periode tersebut. Tumbuh dan berevolusi kedalam bentuk yang baru dan lebih menarik.
Para peneliti dari Universitas Copenhagen dan Universitas Lund, bersama-sama mengumpulkan contoh kimia dari meteorit, fosil dan juga mempelajari beberapa kawah di Swedia. Kawah Lockne adalah salah satu kawah yang juga diteliti, terletak di utara Swedia dengan diameter 75 km. Penelitian yang dilakukan menunjukan adanya bukti kehidupan yang berkembang pada lapisan lebih baru dibanding lapisan yang mengandung sisa serangan meteorit.

Masa setelah pemusnahan besar-besaran.
Dengan adanya ledakan kehidupan tersebut, bisa dikatakan evolusi biologis mendapat bantuan besar dalam waktu relatif singkat. Contoh kasus, letusan gunung berapi atau kebakaran hutan yang besar, pada awalnya akan membawa pengaruh kerusakan yang sangat besar pada kehidupan. Namun dari abunya muncul fauna yang lebih kaya dari yang ada sebelumnya.
Awal tahun ini, paleontologis menyatakan kalau kehidupan bisa kembali muncul dengan cepat setelah kejadian pemusnahan besar-besaran, namun dibutuhkan waktu yang panjang untuk bisa mengembalikan keanekaragaman kehidupan. Karena itu, setelah sebagian besar kehidupan tersapu oleh asteroid, kecoa, lipas maupun hewan berkerat seperti tikus yang mengambil alih. Tapi butuh beberapa tahun sebelum kekayaan ekosistem bisa kembali dengan kupu-kupu, jerapah atau yang lainnya.
Sumber : Universe Today, Nature Geoscience
Selengkapnya...

Masa Depan Bumi Saat Matahari Berevolusi





Masa Depan Bumi Saat Matahari Berevolusi
Ditulis oleh ivie pada 2/03/08 • Kategori Bumi, Matahari •
[Translate]
Perubahan iklim dan pemanasan global yang terjadi akhir-akhir ini menjadi salah satu efek yang sangat signifikan dalam perubahan kondisi Bumi selama beberapa dekade dan abad ke depan. Namun, bagaimana dengan nasib Bumi jika terjadi pemanasan bertahap saat Matahari menuju masa akhir hidupnya sebagai bintang katai putih? Akankah Bumi bertahan, ataukah masa tersebut akan menjadi masa akhir kehidupan Bumi?

Bintang Raksasa Merah. Impresi artis. Sumber : Universetoday
Milyaran tahun lagi, Matahari akan mengembang menjadi bintang raksasa merah. Saat itu, ia akan membesar dan menelan orbit Bumi. Akankah Bumi ditelan oleh Matahari seperti halnya Venus dan Merkurius? Pertanyaan ini telah menjadi diskusi panjang di kalangan astronom. Akankah kehidupan di Bumi tetap ada saat matahari menjadi Katai Putih?
Berdasarkan perhitungan yang dilakukan K.-P. Schr¨oder dan Robert Connon Smith, ketika Matahari menjadi bintang raksasa merah, ekuatornya bahkan sudah melebihi jarak Mars. Dengan demikian, seluruh planet dalam di Tata Surya akan ditelan olehnya. Akan tiba saatnya ketika peningkatan fluks Matahari juga meningkatkan temperatur rata-rata di Bumi sampai pada level yang tidak memungkinkan mekanisme biologi dan mekanisme lainnya tahan terhadap kondisi tersebut.
Saat Matahari memasuki tahap akhir evolusi kehidupannya, ia akan mengalami kehilangan massa yang besar melalui angin bintang. Dan saat Matahari bertumbuh (membesar dalam ukuran), ia akan kehilangan massa sehingga planet-planet yang mengitarinya bergerak spiral keluar. Lagi-lagi pertanyaannya bagaimana dengan Bumi? Akankah Matahari yang sedang mengembang itu mengambil alih planet-planet yang bergerak spiral, atau akankah Bumi dan bahkan Venus bisa lolos dari cengkeramannya?
Perhitungan yang dilakukan oleh K.-P Schroder dan Robert Cannon Smith menunjukan, saat Matahari menjadi bintang raksasa merah di usianya yang ke 7,59 milyar tahun, ia akan mulai mengalami kehilangan massa. Matahari pada saat itu akan mengembang dan memiliki radius 256 kali radiusnya saat ini dan massanya akan tereduksi sampai 67% dari massanya sekarang. Saat mengembang, Matahari akan menyapu Tata Surya bagian dalam dengan sangat cepat, hanya dalam 5 juta tahun. Setelah itu ia akan langsung masuk pada tahap pembakaran helium yang juga akan berlangsung dengan sangat cepat, hanya sekitar 130 juta tahun. Matahari akan terus membesar melampaui orbit Merkurius dan kemudian Venus. Nah, pada saat Matahari akan mendekati Bumi, ia akan kehilangan massa 4.9 x 1020 ton setiap tahunnya (setara dengan 8% massa Bumi).

Perjalanan evolusi Matahari sejak lahir sampai akhir masa hidupnya sebagai bintang katai putih. Saat ini Matahari berada di deret Utama (Main Sequence)
Setelah mencapai tahap akhir sebagai raksasa merah, Matahari akan menghamburkan selubungnya dan inti Matahari akan menyusut menjadi objek seukuran Bumi yang mengandung setengah massa yang pernah dimiliki Matahari. Saat itu, Matahari sudah menjadi bintang katai putih. Bintang kompak ini pada awalnya sangat panas dengan temperatur lebih dari 100 ribu derajat namun tanpa energi nuklir, dan ia akan mendingin dengan berlalunya waktu seiring dengan sisa planet dan asteroid yang masih mengelilinginya.
Zona Habitasi yang Baru
Saat ini Bumi berada di dalam zona habitasi / layak huni dalam Tata Surya. Zona layak huni atau habitasi merupakan area di dekat bintang di mana planet yang berada di situ memiliki air berbentuk cair di permukaannya dengan temperatur rata-rata yang mendukung adanya kehidupan. Dalam perhitungan yang dilakukan Schroder dan Smith, temperatur planet tersebut bisa menjadi sangat ekstrim dan tidak nyaman untuk kehidupan, namun syarat utama zona habitasinya adalah keberadaan air yang cair.

Terbitnya bintang raksasa merah. Impresi artis. Sumber: Jeff Bryant’s Space Art.
Tak dapat dipungkiri, saat Matahari jadi Raksasa Merah, zona habitasi akan lenyap dengan cepat. Saat Matahari melampaui orbit Bumi dalam beberapa juta tahun, ia akan menguapkan lautan di Bumi dan radiasi Matahari akan memusnahkan hidrogen dari air. Saat itu Bumi tidak lagi memiliki lautan. Tetapi, suatu saat nanti, ia akan mencair kembali. Nah saat Bumi tidak lagi berada dalam area habitasi, lantas bagaimana dengan kehidupan di dalamnya? Akankah mereka bertahan atau mungkin beradaptasi dengan kondisi yang baru tersebut? Atau itulah akhir dari perjalanan kehidupan di planet Bumi?
Yang menarik, meskipun Bumi tak lagi berada dalam zona habitasi, planet-planet lain di luar Bumi akan masuk dalam zona habitasi baru milik Matahari dan mereka akan berubah menjadi planet layak huni. Zona habitasi yang baru dari Matahari akan berada pada kisaran 49,4 SA – 71,4 SA. Ini berarti areanya akan meliputi juga area Sabuk Kuiper, dan dunia es yang ada disana saat ini akan meleleh. Dengan demikian objek-objek disekitar Pluto yang tadinya mengandung es sekarang justru memiliki air dalam bentuk cairan yang dibutuhkan untuk mendukung kehidupan. Bahkan bisa jadi Eris akan menumbuhkan kehidupan baru dan menjadi rumah yang baru bagi kehidupan.
Bagaimana dengan Bumi?
Apakah ini akhir perjalanan planet Bumi? Ataukah Bumi akan selamat? Berdasarkan perhitungan Schroder dan Smith Bumi tidak akan bisa menyelamatkan diri. Bahkan meskipun Bumi memperluas orbitnya 50% dari orbit yang sekarang ia tetap tidak memiliki pluang untuk selamat. Matahari yang sedang mengembang akan menelan Bumi sebelum ia mencapai batas akhir masa sebagai raksasa merah. Setelah menelan Bumi, Matahari akan mengembang 0,25 SA lagi dan masih memiliki waktu 500 ribu tahun untuk terus bertumbuh.

Matahari yang menjadi raksasa merah akan mengisi langit seperti yang tampak dari bumi. Gambar ini menunjukan topografi Bumi yang sudah meleleh menjadi lava. Tampak siluet bulan dengan latar raksasa merah. Copyright William K. Hartmann
Saat Bumi ditelan, ia akan masuk ke dalam atmosfer Matahari. Pada saat itu Bumi akan mengalami tabrakan dengan partikel-partikel gas. Orbitnya akan menyusut dan ia akan bergerak spiral kedalam. Itulah akhir dari kisah perjalanan Bumi.
Sedikit berandai-andai, bagaimana menyelamatkan Bumi? Jika Bumi berada pada jarak 1.15 SA (saat ini 1 SA) maka ia akan dapat selamat dari fasa pengembangan Matahari tersebut. Nah bagaimana bisa membawa Bumi ke posisi itu?? Meskipun terlihat seperti kisah fiksi ilmiah, namun Schroder dan Smith menyarankan agar teknologi masa depan dapat mencari cara untuk menambah kecepatan Bumi agar bisa bergerak spiral keluar dari Matahari menuju titik selamat tersebut.
Yang menarik untuk dikaji adalah, umat manusia seringkali gemar berbicara tentang masa depan Bumi milyaran tahun ke depan, padahal di depan mata, kerusakan itu sudah mulai terjadi. Bumi saat ini sudah mengalami kerusakan awal akibat ulah manusia, dan hal ini akan terus terjadi. Bisa jadi akhir perjalanan Bumi bukan disebabkan oleh evolusi matahari, tapi oleh ulah manusia itu sendiri. Tapi bisa jadi juga manusia akan menemukan caranya sendiri untuk lolos dari situasi terburuk yang akan dihadapi.
Sumber : Arxiv : Distant future of the Sun and Earth revisited Selengkapnya...